Oknum Caleg Gagal Terjerat Dugaan Asusila

Fj (40 tahun) oknum caleg gagal yang ditangkap Buser Sat Reskrim Polres Bima Kota karena diduga menyetubuhi anak tirinya berusia 14 tahun. (Suara NTB/Ist)

Kota Bima (Suara NTB) – Oknum Caleg gagal inisial Fj, (47 Tahun) ditangkap oleh Tim Buser Satuan Reskrim Polres Bima Kota, di Terminal Dara Kota Bima pada Kamis malam, 6 Februari 2020 saat hendak melarikan diri ke Mataram menggunakan bus penumpang.

“Oknum Fj ditangkap dalam kasus dugaan menyetubuhi anak tirinya berusia 14 tahun, yang dilaporkan tanggal 14 Januari 2020 lalu,” kata Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Iptu Hilmi M. Prayugo, S.IK, Jumat, 7 Februari 2020.

Iklan

Hilmi mengatakan dugaan peristiwa persetubuhan tersebut, terjadi rumah pelaku yang berada di salah satu Kelurahan di Kecamaan Asakota Kota Bima, pada Bulan Januari 2020 lalu. “Pelaku menyetubuhi korban saat istrinya tidak berada di rumah,” katanya.

Berdasarkan keterangan korban dan saksi yang sudah di BAP, lanjut Hilmi, dugaan kasus persetubuhan yang dilakukan oknum Fj tersebut, bermula saat korban sedang menonton TV di ruang tamu. “Saat itu kondisi rumah sepi. Korban dipanggil oleh pelaku sambil memegang sebilah pisau,” katanya.

Usai itu, pelaku menyuruh korban membuka pakaiannya dan melancarkan aksinya, sementara korban menolak. Hanya saja korban terus diancam dengan pisau hingga terpaksa melayani nafsu bejat ayah tirinya tersebut.

Menurut Hilmi, berdasarkan hasil penyelidikan hingga penyidikan, gelar perkara hingga diperkuat oleh hasil visum secara verbal, Penyidik Unit PPA menyimpulkan perbuatan pelaku telah memenuhi unsur tindak pidana persetubuhan. “Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak Kamis malam,” katanya.

Atas perbuatan yang dilakukan, pelakju diancam dengan hukuman penjara selama 15 tahun dengan denda sebesar Rp1 miliar sesuai ketentuan pasal 81 dan 82 UU Perlindungan Anak. “Pelaku sampai saat ini tidak mengakui perbuatannya. Namun alat bukti dan hasil visum sudah dikantongi,” pungkasnya. (uki)