OJK dan IJK Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Bencana di NTB

Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi NTB, Rissa Khairunnisa didampingi Humas OJK, Muhammad Abdul Mannan menyerahkan secara simbolis bantuan sebesar Rp500 juta bagi korban bencana di NTB, dari OJK dan IJK kepada Gubernur Provinsi NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah di Mataram, Jumat, 9 April 2021.

Mataram (Suara NTB) – Untuk membantu meringankan beban korban musibah banjir bandang di Provinsi NTB, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) menyalurkan dana bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi NTB, khususnya di Kabupaten Bima sebesar Rp500 juta.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi NTB, Rissa Khairunnisa kepada Gubernur Provinsi NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah di Mataram, Jumat, 9 April 2021. Disaksikan Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik, Kepala BPBD Provinsi NTB, Zainal Abidin, dan jajaran Pemprov NTB lainnya.

Iklan

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi NTB, Rissa Khairunnisa menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian segenap insan OJK bersama Industri Jasa Keuangan di tanah air dalam menyikapi musibah yang terjadi di Provinsi NTB. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak serta mempercepat pemulihan di wilayah tersebut.

Selanjutnya Gubernur Provinsi NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan OJK dan IJK dalam meringankan beban para korban. Ini merupakan bentuk sinergi positif Pemerintah Daerah bersama Industri Keuangan.

Bantuan sebesar Rp500 juta tersebut akan disalurkan melalui Rekening Posko Bencana yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi NTB, sehingga dapat segera didistribusikan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di wilayah Kabupaten Bima.

Diketahui, pada Jumat, 2 April 2021 telah terjadi banjir bandang di enam kecamatan, tanah longsor di satu kecamatan, dan gelombang pasang di satu kecamatan di Kabupaten Bima, Provinsi NTB. Daerah terdampak tersebut yaitu Kecamatan Bolo, Woha, Palibelo, Wera, Belo, Parado, Monta, dan Madapangga.

Hingga Jumat, 9 April 2021 sesuai data BNPB jumlah korban yang meninggal sebanyak dua orang dan 29.182 jiwa terdampak bencana. Selain itu sebanyak 5.333 unit rumah dan 191 unit fasilitas umum masyarakat dan sarana prasarana lainnya mengalami kerusakan.

“Mari bersama kita satukan hati, pulihkan negeri.Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita yang ada di Kabupaten Bima dan semoga kondisi di Bima dapat segera pulih kembali,” demikian doa dan harapan dari OJK dan IJK NTB. (bul)

Advertisement ucapan idul fitri ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional