Nyaris Bertikai, Warga Dua Lingkungan Akhirnya Berdamai

Mataram (suarantb.com) – Warga dua lingkungan di Kota Mataram yaitu Lingkungan Karang Pule, Kelurahan Karang Pule Kecamatan Sekarbela dan Lingkungan Bebidas, Kelurahan Pagesangan Barat Kecamatan Mataram nyaris bertikai. Namun sebelum konflik pecah, warga dari dua lingkungan ini berhasil dimediasi oleh aparat kepolisian serta pemerintah kelurahan dan kecamatan setempat.

Camat Mataram, Hariadi mengatakan konflik bermula saat anak-anak muda dari dua lingkungan ini bermain futsal pada Rabu, 22 Februari 2017 malam.

Iklan

“Masalah berawal karena permainan futsal,” katanya saat ditemui di Lingkungan Bebidas, Jumat, 24 Februari 2017.

Keterlibatan warga lainnya dipicu adanya provokator yang memperkeruh suasana. Ada informasi palsu yang beredar bahwa akan ada penyerangan sehingga warga dari dua lingkungan berjaga-jaga.

Hariadi mengatakan masalah juga sempat diselesaikan. Namun kembali mencuat setelah terjadinya perkelahian pelajar dari dua lingkungan ini. Menurutnya perkelahian pelajar itu sendiri tidak ada kaitanya dengan masalah futsal itu. “Masalah berlanjut ketika terjadi perkelahian di SMKN 2 Mataram,” ungkap mantan Camat Sekarbela ini.

Hariadi menyayangkan sikap oknum warga yang cenderung mengambil jalur kekerasan untuk menyelesaikan masalah. Masalah personal yang kemudian seakan-akan menjadi masalah antar lingkungan ini membuatnya heran dan seharusnya tak terjadi. Sejak siang, Hariadi beserta anggota kepolisian dan TNI sudah berjaga-jaga untuk meredam warga.

Sementara itu Kapolres Mataram, AKBP Heri Prihanto turun tangan mendamaikan warga dari dua lingkungan. Sebelumnya Heri  menemui warga di Karang Pule dan mengimbau warga agar tidak terprovokasi dengan informasi yang tidak jelas sumbernya.

Imbauan yang sama juga disampaikan kepada warga Lingkungan Bebidas. Usai turun dari kendaraan dinasnya, Heri langsung menyuruh Kepala Lingkungan Bebidas mengumpulkan warga. Ia menduga ada pihak yang tidak senang kedua lingkungan ini aman.

Heri meminta persoalan kecil jangan diperbesar agar tidak memperkeruh suasana. Ia menyesali beredarnya isu provokasi yang mengatakan kedua lingkungan sudah siap untuk saling serang. “Yang tua, yang muda, jangan bikin gara-garalah,” pintanya.

Menurutnya jika muncul persoalan harus diselesaikan secara hukum. “Mau Karang Pule, mau Bebidas, akan kami tindak lanjuti. Kami akan tegakkan hukum,” tegasnya. (anh)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional