NW dan Demokrat Rekomendasikan Rohmi sebagai Cawagub

Mataram (Suara NTB) – Ketua III, PP NW, H. M. Nasihudin Badri, M. AP, membeberkan hasil rapat internal pengurus pusat NW terhadap pencaloan Ketua PP Muslimat NW, Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd di Pilkada NTB 2018.

Nasihudin menyebutkan, NW memberikan rekomendasi pada Rohmi Djalilah menjadi calon Wakil Gubernur NTB. “Rekomendasinya baru Wakil, belum sampai Gubernur. Dan secara organisasi beliau sudah final untuk diusung, karena alasan beberapa pertimbangan,” ujar Nasihudin pada Suara NTB, pekan kemarin.

Iklan

Disebutkan Nasihudin, forum rapat pengurus pusat NW itu, dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB NW, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, dan dihadiri oleh pengurus lainnya, sepertiĀ  Ketua I, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, Ketua II, Dr. H. Najmul Ahyar, Ketua III, Nasihudin Badri dan Ketua IV, H. Khairul Rizal. Turut hadir juga Ketua PW NTB, TGH. Mahalli Fikri dan Sekretaris Irzani.

Wakil Ketua Komisi II DPRD NTB dari Fraksi Partai Demokrat itu juga menyebutkan, pihaknyapun sudah sampai tahap mendiskusikan bakal pasangan Rohmi. Namun demikian sampai saat ini masih belum final.

“Tapi gejolak di jamaah menginginkan agar jadi nomor satu. Tapi PB NW belum rapat ulang untuk mempertimbangkan aspirasi yang menginginkan sebagai calon gubernur. Dan kita juga sebenarnya ndak dipatok, kita lihat respons masyarakat dulu,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri, juga turut mempertegas bahwa Demokrat telah final mengajukan Rohmi untuk maju di Pilkada NTB.

“Kita sudah final dukung ibu Rohmi, sedang kita carikan pasangannya. Kita berkeinginan jadi NTB satu, tapi semua itu masih dinamis, masih berproses bagaimana finaliasinya, tergantung koalisi. Karena kita butuh koalisi, butuh tambahan lima kursi, jadi sangat ditentukan oleh hasil pembicaraannya. Jadi ini masih berproses” ujar Mahalli.

Saat ditanya dengan telah munculnya berbagai figur yang akan menjadi pasangan Rohmi, Mahalli menjawab, bahwa hal itu merupakan bentuk simulasi yang dibuat untuk melakukan pengukuran. “Ya itu istilahnya hanya simulasi saja, dan iniĀ  tidak lepas dari dinamisnya diskusi kita,” ujarnya.

Mahalli mengaku bahwa demokrat telah melakukan penjajakan dengan sejumlah partai. Namun komunikasinya baru sampai pada penjajakan, belum sampai final. Finalisasinya akan mengacu pada hasil survei.

Mahalli menyebutkan pihaknya tidak main-main dalam mengusung Rohmi. Pihaknya menargetkan untuk bisa menang. “Kita tidak ingin sekedar nyalon, tapi ini menang,” ucapnya. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here