Nutsafir Cookies, Kuliner Khas NTB Raih Penghargaan Nasional

Mataram (Suarantb.com) – Produk kuliner khas NTB mulai mendapatkan tempat di tingkat nasional. Hal tersebut dibuktikan dengan terpilihnya salah satu jenis oleh-oleh makanan khas NTB, Nutsafir Cookies  meraih peringkat tiga  nasional.

Nutsafir Cookies merupakan kue olahan kacang hasil produksi rumahan ini mampu berkompetisi dalam ajang pencarian oleh-oleh terbaik di Indonesia.

Iklan

Nutsafir Cookies merupakan kue yang diproduksi setiap hari oleh salah seorang warga Lingkungan Gomong Kota Mataram, Sayuk Wibawati. Ia telah menekuni usaha kuliner tersebut sejak empat tahun terakhir.

“Awalnya saya dikabarkan oleh seorang teman, bahwa ada kontes pencarian oleh-oleh terbaik. Sebagai pembuat jajanan oleh-oleh, ya saya coba-coba ikutan,” tutur Sayuk, Sabtu, 17 Desember 2016.

Kompetisi yang dihajatkan mencari oleh-oleh terbaik di Indonesia itu sendiri diselenggarakan di Jakarta pada Oktober hingga  November 2016 lalu.

“Secara pribadi, ini tentu menjadi motivasi bagi saya. Kiat-kiat saya ke depan ialah meningkatkan kualitas, baik dari sisi higienitas maupun rasa,” tuturnya.

Menurut Sayuk, aspek kebersihan baik dari proses pembuatan sampai jajanan dihidangkan menjadi salah satu indikator penilaian paling penting dalam kompetisi itu. Masalah rasa masih bisa diletakkan pada nomor dua. Bukan berarti jaminan soal rasa menjadi tidak penting.

Selain itu,  jajanan yang diproduksi sebagai oleh-oleh perliu disajikan dalam bentuk yang menarik. Karena tampilan dan kemasan sebagai bagian dari penyajian, bisa menjadi nilai tambah guna meningkatkan daya tarik konsumen.

“Untuk jaminan higienisitas, yang penting bahan baku dan alat-alat membuat kue steril. Itu saja, tidak ada yang ribet-ribet,” bebernya.

Sedangkan untuk kuantitas pembuatan kue, Sayuk mengatakan akan semakin menambah jumlah produksi dan menjadikan momentum meraih penghargaan nasional itu sebagai motivasi untuk lebih mengembangkan usahanya. Untuk saat ini, kue yang menjadi produk industri rumahan itu baru bisa didistribusikan sebatas wilayah Kota Mataram dan sekitarnya. Dan masih terbatas pada dua hotel saja. Dua hotel yang menerima kue kacang tersebut yakni Hotel Santika dan Killa Senggigi Beach Hotel di Senggigi Lombok Barat.

  Belasan Ribu Pengusaha Kecil di Lobar Hidup di Bawah Garis Kemiskinan

Untuk diketahui, kue yang menjadi oleh-oleh terbaik pertama pada ajang tersebut diraih oleh pembuat kue asal Jawa Tengah. Sedangkan juara dua diraih pembuat kue salak asal Kalimantan Timur. (ast)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here