Nurdin dan Andi Tirta Diburu Waktu

Politisi PPP, Nurdin Ranggabarani dan Politisi PKS, Andi Tirta kembali betemu, Minggu, 23 Februari 2020, untuk mendiskusikan soal Pilkada Sumbawa. Kedua figur itu kini tengah didesak oleh partai masing-masing untuk segera memutuskan pasangannya. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Dua kandidat bakal calon kepala daerah Kabupaten Sumbawa yakni Nurdin Ranggabarani dan Andi Tirta sampai saat ini masih belum memutuskan siapa figur yang bakal digandeng sebagai pasangannya untuk tampil maju bertarung pada Pilkada serentak 2020 mendatang.

Sementara di satu sisi partai politik tempat kedua politisi itu bernaung terus mendesak mereka untuk segera memutuskan pasangannya. Namun karena tak kunjung ada kepastian sampai saat ini, memaksa partainya masing-masing memberikan mereka berdua batas waktu untuk memutuskan pasangannya.

Iklan

Nurdin sendiri diberikan deadline oleh PPP untuk mengajukan pasangannya paling lambat sampai tanggal 29 Februari mendatang. Waktu itu diberikan kepada Nurdin karena sesuai tahapan, PPP NTB juga didesak selambat-lambatnya sampai akhir Februari ini sudah mengirimkan usulan paket pasangan calon yang akan diusung.

“Kita sampai tanggal 29 bulan ini, deadline cabang untuk segera serahkan paket pasangan calon dan koalisi, termasuk di Sumbawa,” ujar Sekretaris DPW PPP NTB, Muhammad Akri kepada Suara NTB.

Diakui Akri, untuk DPC PPP Sumbawa memang sudah menyerahkan ke DPW PPP NTB usulan calon, namun belum lengkap dengan pasangan dan juga partai politik yang bakal jadi mitra koalisi PPP. Karena itu DPW PPP NTB meminta Nurdin untuk segera pastikan pasangannya dan koalisi.

“Kepada Nurdin juga segera putuskan dengan siapa dia berpasangan dan mana partai koalisinya. Karena kita sendiri tidak cukup, butuh lima kursi lagi, dan itu kita berikan kesempatan pada dia untuk membangun komunikasi dengan partai lain,” kata Akri.

Dia menegaskan bahwa soal urusan partai koalisi menjadi tugas Nurdin untuk mencarinya. Sebab PPP dalam hal ini bersifat pasif, akan tetapi kandidat lah yang harus aktif mencari partai koalisi.

Sementara itu, Andi Tirta juga demikian, dia didesak oleh PKS untuk segera memutuskan siapa yang dikehendaki jadi pasangannya. Sebab PKS juga harus segera menyampaikan usulan nama-nama pasangan kandidat yang akan diusung ke DPP untuk diputuskan.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) DPW PKS NTB, Sembirang Ahmadi yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya sedang menggodok dua nama itu untuk mereka usulkan ke DPP PKS yakni Andi Tirta dan pasangan Mo-Novi.

Hanya saja, karena yang akan dikirim ke DPP harus lengkap dalam bentuk pasangan, maka PKS NTB pun memberikan tenggat waktu kepada Andi Tirta untuk segera menetapkan pasangannya.

“Karena masih ada pak Andi (belum punya pasangan) maka kita berikan waktu kepada beliau sampai tanggal 28 (Februari) ini, untuk mendapatkan pasangan. Karena targetnya kita akhir bulan (Februari) ini semua sudah clear. Sehingga Bulan Maret sudah keluar SK DPP. Karena di DPP itu tidak lama prosesnya, yang penting sudah clear di tingkat bawah maka DPP langsung keluarkan rekomendasi,” jelasnya.

Sementara itu di satu sisi, antara Nurdin dan Andi Tirta terus bermanuver untuk saling menjajaki peluang keduanya berpasangan. Dalam waktu beberapa hari belakangan ini, kedua figur itu cukup intens melakukan pertemuan. Dalam pertemuannya, mereka mendiskusikan tentang Pilkada, meskipun secara spesifik tak berbicara soal kemungkinan keduanya bisa berduet. (ndi)