Nurbaya, Penderita Tumor di Bima Butuh Bantuan

Bima (Suara NTB) – Nurbaya, warga Desa Rai Oi Kecamatan Sape, betul-betul tidak berdaya. Perempuan berusia 41 tersebut menderita tumor ganas di perutnya.

Diketahui, dia menderita penyakit tersebut sejak tahun 2012 lalu. Sudah lima tahun perutnya terus membuncit seperti orang hamil. Ia tidak berdaya dan kesulitan menjalankan aktivitas seperti biasa. Jika rasa sakit mendadak menyerang .

Iklan

“Susah untuk bergerak, karena rasanya perih sekali,” kata perempuan yang akrab dipanggil Baya ini, didampingi Relawan Sosial dan Kemanusian, Muhktar SH, Senin, 3 April 2017.

Ia hidup sebatang kara, tidak ada anak dan suami. Suaminya diketahui telah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Hal itu, diperparah dengan kondisi rumah yang kumuh yang sangat memprihatinkan serta atap bocor.

“Untuk kebutuhan makanan setiap hari dibantu oleh tetangga dan warga setempat,” katanya.

Selama ini, dia sudah berupaya untuk berobat. Hanya saja kendala keterbatasan biaya memupus harapannya untuk sembuh dan kembali normal. Ia hanya berobat menggunakan obat tradisional.

“Tapi tidak ada perubahan, kondisinya semakin membesar,” katanya.

Relawan Sosial Kemanusiaan, Muktar SH, mengatakan, kondisi Nurbaya sangat memprihatinkan. Apalagi dia sudah menunggak pembayaran BPJS sejak tahun 2014 silam. Karena tidak ada biaya untuk membayarnya.

“BPJS-nya sudah tidak aktif lagi, sehingga kemungkinan sulit untuk dibawa ke RSUD di Bima,” katanya.

Dia berharap masyarakat atau pemerintah terkait dapat meringankan bebannya. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here