Nur-Salam Lawan Isu Sentimen Politik Kewilayahan

Nurdin Ranggabarani (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pasangan Cabup/Cawabup Kabupaten Sumbawa 2020, Nurdin Ranggabarani-Burhanuddin Jafar Salam (NurSalam) berkomitmen menciptakan Pilkada damai. Salah satu upayanya yakni dengan melawan isu sentimen kewilayahan yang mulai dimainkan oleh sejumlah pilihak yang hanya berambisi mengejar kemenangan di Pilkada, namun memecahbelah dengan mengotak-kotakkan masyarakat berdasarkan wilayah.

Calon Bupati Sumbawa, Nurdin Ranggabarani, Jumat, 25 September 2020 mengatakan, dalam rangka mengkapitalisasi dukungan di satu wilayah, Pilkada Sumbawa mulai diwarnai dengan isu politik yang mengobarkan sentimen kewilayahan. Menurutnya, jika ada yang sengaja memainkan isu kewilayahan tersebut, hal tersebut menunjukkan kekerdilan dari jiwa seorang calon pemimpin Sumbawa.

Iklan

“Oknum yang memanfaatkan isu sentimen wilayah, sebagai alat politisasi, sesungguhnya hal tersebut menunjukkan bahwa figur tersebut masih merasa sebagai figur dari wilayahnya saja, dan belum memiliki rasa percaya diri yang cukup sebagai tokoh Kabupaten Sumbawa,” tegasnya.

Lebih lanjut sampaikan mantan anggota DPRD Provinsi NTB, Kabupaten Sumbawa membutuhkan figur kepala daerah yang tidak dibatasi oleh kewilayahan tertentu. Namun Sumbawa membutuhkan figur pemimpin yang menaungi seluruh lapisan masyarakat, dan wilayah di Sumbawa.

Menurutnya, seorang pemimpin bukan hanya milik satu kelompok saja, bukan milik satu wilayah saja. Namun menjadi milik semua lapisan rakyat Sumbawa. Nurdin tidak sepakat dengan politik yang memecah belah masyarakat, hanya untuk meraih kemenangan. Sebab, dirinya ikut tampil maju di Pilkada Sumbawa 2020 ini, murni karena panggilan idealisme Sumbawa bangkit, Sumbawa yang lebih baik.

“Figur, yang lahir dan tumbuh dari wilayah mana pun, dan d titik mana pun di Tana Samawa tercinta ini, harus memiliki pemahaman yang utuh, bahwa mereka adalah Tau Samawa. Dan bila ingin tampil sebagai pemimpin, maka ia harus siap memimpin dan memberikan perhatian serta pelayanan yang sama kepada seluruh wilayah, tanpa pengecualiaan, dan tanpa sekat pembeda, dengan alasan apa pun,” serunya. (ndi)