Gubernur Beri Isyarat Putus Kontrak GTI, Ini Tanggapan Kajati NTB

Nanang Sigit Yulianto (Suara NTB/ars)

Mataram (Suara NTB) – Isyarat  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE.M.Sc, memutus kontrak PT. Gili Trawangan Indah (GTI) direspons positif  pihak Kejaksaan Tinggi NTB.  Selanjutnya, agar tidak menimbulkan kisruh, Kejaksaan menawarkan win win solution, atau solusi yang menguntungkan dan tak saling merugikan pihak yang terkait di dalamnya.

Ditemui usai upacara pencanangan zona integritas menuju WBK/WBBM Kamis, 27 Februari 2020 kemarin, Kajati NTB Nanang Sigit Yulianto,SH.,MH berharap setelah pemutusan kontrak, tidak ada kisruh lanjutan. Seperti gugatan balik dari pihak PT. GTI karena merasa dirugikan.

Di sisi lain, ada ratusan masyarakat dan pengusaha yang sudah menempati lahan 65 hektar. Keputusan Pemprov NTB diharapkan berpihak pada dunia usaha di sana. ‘’Maka dari itu saya tawarkan agar win win solution. Pemprov tidak dirugikan, perusahaan tidak dirugikan, termasuk masyarakat juga tidak terusir. Jadi semua diuntungkan dalam hal ini,’’ kata Kajati didampingi Wakajati Dr. Anwaruddin Sulistiyono.

Bisa jadi, lanjutnya, pihak perusahaan ingin melanjutkan investasi jika masih memungkinkan. Tapi walaupun diputus kontrak, tidak jadi masalah lanjutan. Sementara ratusan masyarakat yang sudah bertahun- tahun mendirikan usaha di tempat itu agar tetap dapat melanjutkan aktivitasnya. Namun dengan catatan dibahas regulasi tentang pemasukan ke daerah.

Bagi Kajati, putus kontrak adalah salah satu opsi yang memang disarankan pihaknya untuk diambil upaya penyelamatan aset Pemprov di Gili Trawangan. Namun tidak menutup kemungkinan  menempuh upaya lain agar tidak terjadi kisruh apalagi sampai  berurusan ke masalah keperdataan.

Tapi apapun dampaknya sebelum atau setelah pemutusan kontrak,  pihaknya hanya mengamati. Karena semua kewenangan itu ada di Pemprov, khususnya Gubernur NTB. Ketika muncul masalah keperdataan, berujung pada gugatan, maka pihaknya akan menunggu permintaan dalam kapasitas sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN). ‘’Kami sebagai JPN akan siap, sepanjang memang ada SKK (Surat Kuasa Khusus) dari Pemprov NTB,’’ jelasnya. (ars)

  LATS Berencana Galang Donasi Restorasi Bala Putih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here