Tak Hadir SKD, BKD Tak Setuju Pelamar Dicekal Ikut Rekrutmen CPNS

Raisah (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB tak setuju apabila pelamar yang tidak ikut seleksi kompetensi dasar (SKD) dalam seleksi CPNS 2019 dicekal alias blacklist dalam penerimaan CPNS tahun berikutnya. Pasalnya, 602 pelamar CPNS Pemprov NTB yang tidak ikut SKD beberapa waktu lalu dominan disebabkan faktor keterlambatan, bukan secara sengaja tidak ikut SKD.

Kepala Bidang Mutasi Pegawai BKD NTB, Raisah, SE, MM mengatakan bahwa memang pelamar CPNS Pemprov NTB tahun 2019 yang tidak hadir mengikuti SKD cukup banyak. Dari 7.702 pelamar yang terdaftar ikut SKD, sebanyak 602 orang pelamar yang  tidak hadir mengikuti SKD.

‘’Mereka tidak hadir bukan karena factor kesengajaan. Banyak juga yang bukan kesengajaan. Karena saya lihat, ada beberapa yang salah alamat juga,” kata Raisah dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 21 Februari 2020.

Ia mencontohkan, untuk pelamar yang mendaftar formasi guru di SMKN 1 Bayan. Ternyata ada pelamar yang datang ke sana, mengira pelaksanaan tes dilaksanakan di Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Baca juga:  Pelamar CPNS NTB Lulus ‘’Passing Grade’’ Bertambah Jadi 24.165 Orang

‘’Ada juga di Lombok Timur begitu. Sementara dia mengejar sesi pelaksanaan tes SKD dengan waktu yang mepet sudah tak mungkin, sehingga tercatat tidak hadir,’’ jelasnya.

Selain itu, ada juga pelamar CPNS untuk instansi Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Agama (Kemenag) yang mengira tempat pelaksanaan tes di BKD NTB. Padahal lokasi pelaksanaan tes SKD berada di Kantor UPT BKN Mataram.

Meskipun jarak antara Kantor BKD NTB dan Kantor UPT BKN Mataram tak terlalu jauh. Dengan waktu yang mepet, akhirnya pelamar tersebut tak bisa mengejar. Karena terlambat lima menit saja, sudah tak bisa masuk ke lokasi tes SKD.

‘’Kecuali yang di-blacklist untuk tahun depan yang saya tahu adalah ketika dia mengundurkan diri. Dia lulus CPNS, tetapi dia mengundurkan diri. Seperti tahun  kemarin ada yang mengundurkan diri setelah lulus jadi CPNS,  dia ditempatkan di Dompu. Yang seperti itulah yang di-blacklist, ndak boleh mendaftar tahun berikutnya,’’ katanya.

Baca juga:  Pemprov Tunggu Perpres Pengangkatan 223 P3K

Namun untuk peserta SKD yang benar-benar sengaja tidak hadir mengikuti tes, pihaknya mendukung agar di-blacklist mengikuti seleksi CPNS tahun berikutnya. Tetapi bagi pelamar yang terlambat, diharapkan tetap diberikan kesempatan untuk ikut dalam rekrutmen CPNS tahun-tahun berikutnya.

‘’Jangan ndak diberikan kesempatan lagi. Kecuali pelamar yang sudah lulus jadi CPNS  yang mengundurkan diri. Dia tak boleh ikut seleksi tahun berikutnya,’’ tandasnya.

Seperti diketahui, Badan Kepegawaian Negara (BKN) sedang mempertimbangkan pelamar CPNS yang tidak ikut SKD tahun 2019 untuk di-blacklist dalam rekrutmen CPNS tahun berikutnya. Pasalnya, pelamar yang tidak hadir ikut SKD cukup banyak di Indonesia.

Berdasarkan data BKD NTB, jumlah pelamar yang tidak hadir selama 17 hari pelaksanaan tes SKD CPNS Pemprov NTB sebanyak 602 orang. Setiap hari ada puluhan pelamar yang tidak hadir mengikuti SKD. Pada hari pertama pelaksanaan SKD, jumlah pelamar yang tidak hadir sebanyak 29 orang, hari kedua 36 orang, hari ketiga 42 orang. Hari keempat 28 orang, hari kelima 15 orang, hari keenam 26 orang. Hari ketujuh 26 orang, hari kedelapan 26 orang.

Baca juga:  Seleksi CPNS Kota Mataram, SKB Dijadwalkan 26 Maret

Selanjutnya hari kesembilan 42 orang, hari ke-10 40 orang, hari ke-11  55 orang, hari ke-12 37 orang. Hari ke-13 60 orang, hari ke-14 50 orang, hari ke-15 67 orang, hari ke-16 22 orang dan hari ke-17 nol.

Hasil tes SKD rekrutmen CPNS Pemprov NTB, dari 7.702 pelamar yang berhak ikut tes SKD, yang hadir sebanyak 7.100 orang. Dari jumlah tersebut, 3.650 orang memenuhi passing grade dan 3.450 orang tak memenuhi passing grade.

Untuk penentuan pelamar yang berhak ikut tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), Panselnas akan melakukan perangkingan tiga besar peserta atau pelamar untuk masing-masing formasi. Tiga besar pelamar untuk masing-masing formasi itulah yang nantinya berhak ikut SKB pada pertengahan Maret mendatang. (nas)