Hari Ini, Puncak Perayaan Bau Nyale

Ilustrasi nyale. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Puncak perayaan Festival Pesona Bau Nyale tahun 2019, Jumat, 14 Februari 2020 hari ini akan digelar. Acara ini dipusatkan di kawasan Pantai Tanjung A’an Desa Sengkol Kecamatan Pujut dan akan dimeriahkan grup band ibu kota Setia Band. Seluruh tahapan persiapan pun terus dimatangkan. Sementara sejumlah event pendukung juga sudah digelar sejak tanggal 8 Februari.

Seperti pada Kamis, 13 Februari 2020, Mandalika Fashion Carnival (MFC) digelar di Kota Praya. Salah satu main event Festival Pesona Bau Nyale itu berlangsung meriah. Ribuan masyarakat memadati arena MFC yang berada di depan kantor Bupati Loteng. Event tersebut juga mendapat perhatian wisatawan domestik dan mancanegara.

Baca juga:  Sukses, Pelaksanaan Bau Nyale Tetap Dievaluasi

Sebanyak 12 kontingen dari seluruh kecamatan di Loteng, berusaha memberikan penampilan yang maksimal dengan menampilkan berbagai kesehatan lokal yang ada di kecamatan setempat. Parade Putri Mandalika yang merupakan ikon Festival Pesona Bau Nyale menjadi menu utama masing-masing kontingen yang tampil.

“Bau Nyale ada khasanah budaya masyarakat suku Sasak, khususnya yang ada di Loteng, sehingga menjadi tugas kita semua, masyarakat di daerah ini untuk terus menjaga dan memeliharanya. Agar tetap lestari hingga masa yang akan datang,” ungkap Wabup Loteng, H.L. Pathul Bahri, S.IP., saat membuka MFC.

Baca juga:  Sukses, Pelaksanaan Bau Nyale Tetap Dievaluasi

Di hadapan Kepala BNNP NTB Brigjen Pol. Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, SH,MSi, Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Widyawati Saptarini Zulkieflimansyah, SE., MSc., anggota Forkompinda Loteng dan pejabat lingkup Pemkab Loteng lainnya, Pathul mengatakan, kalau Bau Nyale gaungnya sekarang tidak hanya skala Loteng atau NTB saja. Tetapi sudah menasional, bahkan mendunia.

Terbukti, Festival Pesona Bau Nyale oleh pemerintah pusat sudah ditetapkan sebagai salah satu event budaya nasional utama. Itu membuktikan, kalau Bau Nyale sudah mendapat pengakuan secara nasional. “Jelas ini menjadi satu kebanggaan bagi masyarakat dan daerah ini. Jadi harus tetap dijaga dan dilestarikan,” tandasnya.

Baca juga:  Sukses, Pelaksanaan Bau Nyale Tetap Dievaluasi

Terpisah, Kabag Humas dan Protokol Setda Loteng, Drs. H.L. Herdan, M.Si., mengatakan, Festival Pesona Bau Nyale menjadi satu-satunya event Wonderful Indonesia di NTB. Hal itu menjadi bukti kalau pemerintah pusat sangat mengapresiasi budaya masyarakat Sasak tersebut.

“Tahun lalu ada dua event yang masuk kalender event Wonderful Indonesia. Tapi tahun ini tinggal satu, yakni Festival Pesona  Bau Nyale. Dan, ini jelas satu kebanggaan bagi masyarakat Lombok dan NTB pada umumnya,”  ujarnya. (kir)