Peralatan Pengaspalan Sirkuit MotoGP Tiba di Lombok

Peralatan untuk pengaspalan sirkuit MotoGP  tiba di Lombok. Pembongkaran peralatan dilakukan di Pelabuhan Pelindo III Lembar. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Perangkat peralatan untuk pembangunan sirkuit MotoGP di Kawasan Mandalika, Kuta, Lombok Tengah (Loteng) mulai didatangkan. Sejak Senin, 27 Januari 2020,  peralatan yang dibutuhkan untuk pengaspalan sirkuit telah tiba di Lombok melalui pelabuhan barang milik Pelindo III Lembar.

Peralatan ini didatangkan dari Kalimantan dengan waktu tempuh pengangkutan selama 10 hari hingga Pelabuhan Lembar. Pihak Pelindo III Lembar berupaya mempercepat bongkar muat peralatan ini dengan mengalihkan ke dermaga lain di areal pelabuhan setempat.

Pelaksana Peralatan PT. Waskita Karya untuk proyek sirkuit MotoGP, Sony ditemui saat pembongkaran peralatan di Pelabuhan Pelindo Lembar mengatakan,  peralatan yang didatangkan ini untuk pengaspalan di areal  sirkuit. Peralatan itu seperti alat pemadat, aspal dan alat bantu ecxavator, fibro, aspal distributor, loader.

Baca juga:  Tingkatkan Daya Saing, Pembuatan Suvenir MotoGP Perlu Perhatikan Standar

‘’Ini semua alat untuk pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika. Pengangkutannya dari Tanjung Selor, Kalimantan Utara menuju ke Kalimantan Barat mengambil alat lagi yang ada di sana. Barulah ke Pelabuhan Lembar,’’ jelasnya.

Waktu tempuh pengangkutan peralatan dari Kalimantan ke Lembar jelas dia membutuhkan waktu selama 10 hari, mulai tanggal 14 Januari dan tiba di Lembar tanggal 24-25 Januari. Lalu dilakukan bongkar tanggal 26-28 Januari.

Untuk bongkar seharusnya diupayakan satu hari, namun Senin kemarin ada kendala di dermaga utama Pelindo. Sehingga untuk mempercepat pembongkaran dialihkan ke dermaga lain. Untuk pelaksanaan pengerjaan proyek aspal sirkuit jelas dia sejauh ini belum kontrak, namun pihaknya mempersiapkan peralatan lebih dulu agar tidak terlambat.

Baca juga:  Sambut MotoGP 2021, Akses Internet Harus Mendukung

Khusus pihaknya hanya mengerjakan lapisan pondasi dan pengaspalan dengan panjang sekitar 4,3 kilometer. Sedangkan untuk lapisan jalan bagian bawah (dari lapisan tanah dasar) dikerjakan oleh Wijaya Karya.

‘’Untuk lama pengerjaan sesuai dengan kontrak rencananya 10 bulan. Rencananya mulai kerja, mudahan bisa bulan Februari ini mulai kontrak,’’ jelasnya.

Peralatan lain tambah dia sudah diangkut dari Senin kemarin. Seperti alat memasak aspal. Sebagian lagi akan diangkut Selasa (kemarin). Ditanya soal kendala yang dihadapi dalam pembangunan sirkuit ini, diakuinya belum ada. Sebab lokasi untuk tempat alat sudah disiapkan oleh ITDC, pihaknya juga sudah koordinasi dengan warga setempat dengan melibatkan desa dan aparat terkait. “Kita sudah kondisikan semua,”ujar dia.

Baca juga:  ITDC Ungkap Perubahan Teknis Pengaspalan Sirkuit MotoGP Mandalika

Manager Pelayanan Peti Kemas Pelindo III Lembar Candra Sukmana mengatakan, untuk kedatangan peralatan pembangunan sirkuit tersebut sudah mulai tiba di Pelabuhan Pelindo.

‘’Sudah tiba di Pelabuhan Pelindo, ada diinfokan lagi call berikutnya membawa alat . Kami pada intinya siap mendukung dengan mempercepat pembongkaran,’’ jelasnya.

Pihaknya mengalihkan pembongkaran ke dermaga lending karena di dermaga utama tidak bisa dilakukan. Pihak Pelindo berupaya membantu mempercepat agar target pembangunan sirkuit selama 10 bulan bisa selesai.  (her)