NTB Punya Potensi Bibit Lobster Terbaik di Dunia

Ilustrasi bibit lobster (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Wakil Bupati (Wabup) Bima, Drs. Dahlan M. Noer M.Pd mengatakan, wilayah selatan Pulau Sumbawa, termasuk perairan di wilayah Kabupaten Bima, memiliki potensi bibit lobster terbesar di dunia. Sayangnya, bibit lobster dari kawasan ini ditangkap dan langsung dibawa (dijual)  ke Vietnam.

Hal itu disampaikan Wabup dalam Diskusi Terbatas yang digelar Harian Suara NTB di ruang Redaksi Suara NTB, Sabtu, 14 Desember 2019.

Dahlan mengatakan, informasi mengenai besarnya potensi lobster di sepanjang pesisir selatan Pulau Sumbawa itu diperolehnya dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, baru-baru ini.

Sayangnya, potensi itu rupanya tak diimbangi pengelolaan yang baik. ‘’Bibit lobster dibawa ke Vietnam. Sebagai penghasil bibit lobster terbaik di dunia, kita tidak dapat apa-apa. Karena kapal penangkap bibit lobster ada di tengah laut menunggu. Kemudian bibit lobster dibeli dari penangkap (nelayan), selanjutnya dijual ke Vietnam. Jadi Vietnam yang punya nama sebagai penghasil lobster terbaik di dunia.  Padahal bibitnya diambil dari Bima. Ini sangat merugikan kita,’’ katanya.

Ini persoalan yang harus diselesaikan. Karena jika dibiarkan, kekayaan laut yang seharusnya mensejahterakan masyarakat. Tetapi manfaat besarnya negara lain yang memperolehnya.

Kata Dahlan, ada investor yang ingin menanamkan investasi tambak udang dan memiliki lahan sekitar satu hektare. Namun hal itu justru ditolak, bahkan jalan menuju lahan tambak tersebut ditutup oleh warga Kecamatan Monta.

“Ada di selatan pantai Bima, tapi jalan selalu ditutup makanya kita akan membuka jalan sendiri,” katanya.

Untuk membuka jalan baru, Dahlan mengaku pihaknya bahkan telah melayangkan surat kepada Gubernur NTB, untuk meminta izin membuka jalan. Hanya saja belum disikapi sampai saat ini.

“Ini yang perlu diatensi bersama kaitan lobster dan udang ini kedepan,” katanya. (uki)