ITDC Paparkan Konsep Pembangunan Sirkuit MotoGP di Lombok

KEK Mandalika (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer memaparkan konsep sirkuit MotoGP di Kawasan Mandalika, Lombok yang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan MotoGP 2021.

Menurut Abdulbar, sirkuit yang dibangun di Kawasan Mandalika nantinya bukanlah sirkuit tertutup seperti pada umumnya. Sirkuit itu akan mengusung konsep street circuit. Panjangnya 4,32 Km. Untuk pembangunan sirkuit ini akan dilakukan bekerjasama dengan investor asal Perancis, Vinci Construction Grands Project.

‘’Jadi kita akan mulai bangun badan jalan mulai September 2019. Tapi akhir 2020 harus sudah selesai (dibangun),’’ katanya saat dikonfirmasi di Kantor Gubernur NTB, Kamis, 21 Februari 2019 siang.

Abdulbar menambahkan, ITDC tidak akan membuat stadion. Tempat duduk penonton akan dibuat temporer. Sirkuit yang dibangun mirip seperti Singapura dan Monako. Sirkuit MotoGP yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika itu diperkirakan akan mampu menampung 115.000 penonton.

‘’Sirkuit akan dibangun Vinci. Kita siapkan semua perangkatnya, infrastrukturnya, jalan menuju daerah itu. Kita bangun dasarnya, nanti Vinci bangun atasnya,’’ katanya.

Seperti diketahui, Kawasan Mandalika, Lombok, NTB pada 2021 mendatang akan ikut menjadi tuan rumah perhelatan balap motor terakbar di dunia, MotoGP. Kepastian itu diperoleh setelah pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) meneken kontrak dengan Dorna sebagai penyelenggara MotoGP, 29 Januari 2019 lalu.

‘’29 Januari diteken. Kita dapat 2021. Sekarang tugas kita mewujudkan (sirkuit). Tahun ini kita mulai bangun sirkuitnya,’’ kata Abdulbar.

Menurut Abdulbar, ada tiga keunggulan sehingga Lombok dipilih menjadi tuan rumah MotoGP 2021. Pertama, Mandalika merupakan kawasan pariwisata. Kedua, masalah lahan tempat dibangunnya sirkuit Mandalika sudah clear and clean. Kemudian ketiga, Lombok perlu pemulihan.

Agar pemulihan pariwisata Lombok bisa lebih cepat, maka tidak bisa hanya mengandalkan pemulihan destinasi sebelumnya dan pemasarannya saja. Sehingga perlu ada event yang dapat menyedot perhatian wisatawan ke Lombok.

  Tampilan Honda CBR150R Disegarkan

‘’Ini yang bisa mempercepat pemulihan Lombok. Karena hotel-hotel sampai sekarang belum mencapai titik seperti  sebelum gempa. Insya Allah 2021 lomba ini mulai digelar. Tentu akan mengangkat Lombok lagi,’’ ujarnya.

Dengan menjadi tuan rumah MotoGP, kata Abdulbar, maka wisatawan yang ada di Bali akan datang ke Lombok. Penerbangan dari Bali ke Lombok hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.  ‘’Karena hanya dengan 30 menit, mereka akan menambah lagi stay ke Mandalika,’’ terangnya. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here