Seleksi CPNS NTB 2019, Hasil Seleksi Administrasi Diumumkan Serentak 21 Desember

Yus Harudian Putra (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB dan Pemda Kabupaten/Kota berencana mengumumkan hasil seleksi administrasi rekrutmen CPNS 2019 secara serentak pada 21 Desember mendatang. Sebelum pengumuman, BKD NTB dan BKPSDM Kabupaten/Kota akan menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang akan dihadiri pejabat BKN Kanreg X Denpasar.

‘’Tanggal 19 Desember kita rakor, BKN Kanreg Denpasar akan datang. Insya Allah tanggal 21 Desember kita umumkan serentak di NTB,’’ kata Sekretaris BKD NTB, Yus Harudian Putra, S. STP dikonfirmasi Kamis, 12 Desember 2019.

Pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS 2019, ada beberapa kementerian yang sudah mengumumkan. Hal itu tergantung tuntasnya verifikasi yang diakukan instansi bersangkutan.

Ketika ditanya, apabila ada Pemda Kabupaten/Kota di NTB yang mengumumkan lebih dulu hasil seleksi administrasi CPNS 2019. Yus mengatakan hal itu menjadi kewenangan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di kabupaten/kota.

Namun, pihaknya berharap agar pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS di NTB dapat dilakukan secara serentak pada 21 Desember mendatang. Pasalnya, sebelum dilakukan pleno pengumuman hasil seleksi administrasi, BKD NTB telah mengundang BKPSDM kabupaten/kota menggelar Rakor di Mataram.

Dalam rakor tersebut akan dibahas soal  nasib ribuan pelamar yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) akibat salah surat lamaran. Selain itu juga akan dibahas tahapan seleksi CPNS lainnya. Begitu juga kesiapan titik-titik lokasi untuk pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Baca juga:  Dimulai 27 Januari, Pelaksanaan SKD CPNS Pemprov NTB

Berdasarkan hasil verifikasi faktual sementara yang dilakukan Panitia Seleksi Daerah (Panselda) CPNS Pemprov NTB, jumlah pelamar yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam seleksi administrasi sebanyak 1.058 orang. Dari 8.541 pelamar, sebanyak 7.448 orang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS).

Dari 1.058 pelamar CPNS Pemprov NTB yang dinyatakan TMS, terbanyak akibat salah tujuan surat lamaran sebanyak 533 orang. Namun, untuk pelamar yang salah tujuan surat lamaran ini berpeluang akan diluluskan. Namun hal ini akan ditentukan dalam Rakor antara BKD NTB bersama dengan BKDPSDM Kabupaten/Kota dan BKN.

Sebanyak 533 pelamar yang tidak lulus seleksi administrasi lantaran salah tujuan surat lamaran kemungkinan dapat diberikan toleransi. Karena hal itu dinilai  tidak terlalu substansial. 533 pelamar CPNS Pemprov yang masuk kategori TMS. Karena Panselda mengacu kepada syarat ideal sesuai yang dipersyaratkan dalam seleksi penerimaan CPNS 2019.

Dari 1.058 pelamar yang dinyatakan TMS, sebanyak 533 orang akibat salah tujuan surat lamaran. Kemudian 189 orang TMS karena kualifikasi pendidikan, 96 orang TMS lantaran persoalan ijazah/transkrip fotokopi. Selain itu, 30 pelamar TMS karena STR dan lain-lain sebanyak 210 orang.

Baca juga:  BKN Bikin Simulasi Seleksi CPNS, Bagaimana Hasilnya?

Jumlah pelamar CPNS 2019 di NTB menembus angka 85.338 orang. Jumlahnya meningkat dibandingkan 2018 lalu yang mencapai 61.195 orang. Ada tiga daerah dengan jumlah pelamar di atas 10.000 orang. Yakni, Lombok Tengah sebanyak 17.443 pelamar, Lombok Timur 12.771 pelamar dan Kabupaten Bima sebanyak 10.225 pelamar.

Sedangkan Pemprov NTB, jumlah pelamar sebanyak 8.541 orang. Kemudian Kota Mataram 4.814 pelamar, Lombok Barat 3.729 pelamar, Lombok Utara 6.110 pelamar, Sumbawa Barat 2.762 pelamar, Kabupaten Sumbawa 8.233 pelamar. Selanjutnya, Dompu 7.088 pelamar dan Kota Bima 3.622 pelamar.

Dalam rekrutmen CPNS 2019, sebanyak 3.204 formasi yang dibuka lowongannya pada 11 Pemda di NTB. Dengan rincian, Pemprov NTB 414 formasi, Kota Mataram 275 formasi, Lombok Barat 205 formasi, Lombok Tengah 479 formasi, Lombok Timur 482 formasi. Kemudian, Lombok Utara 237 formasi, Sumbawa Barat 105 formasi, Kabupaten Sumbawa 342 formasi, Dompu 249 formasi, Bima 241 formasi dan Kota Bima 175 formasi. (nas)