Wagub Tinjau Pembangunan Fasilitas Objek Wisata Dunia di KLU

Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, meninjau langsung lokasi tiga proyek besar di KLU. (Suara NTB/ist)

Tanjung (Suara NTB) – Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., meninjau langsung lokasi tiga proyek besar di Kabupaten Lombok Utara (KLU) Rabu, 11 Desember 2019. Masing-masing rest area Bangsal, Dermaga Meno dan Dermaga Trawangan. Ketiganya dibiayai dari APBN dan berperan strategis dalam menunjang fasilitas dan kelancaran arus kunjungan wisatawan ke tiga gili (Trawangan, Meno dan Air).

Dalam kunjungannya, Wagub didampingi Kadis Pariwisata NTB, , H. Lalu Moh. Faozal, S.Sos. M. Si., Asisten I Setda NTB Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, Asisten III Setda NTB Hj. Hartina dan Kepala Dinas Perhubungan NTB Drs. L. Bayu Windya. Wagub disambut oleh Kepala UPT Syahbandar Jasra Yuzi Irawan, SE., MM, Kepala Dinas Perhubungan KLU, Kepala Dinas Pariwisata KLU dan beberapa pejabat lainnya. Usai memantau lokasi proyek di terminal Bangsal, Wagub dan rombongan meninjau proyek Dermaga Gili Meno dan Dermaga Gili Trawangan.

Baca juga:  Banyak Proyek Molor, Bupati Diminta Hukum Kepala OPD

Di sela-sela kunjungan, Wagub Sitti Rohmi Djalilah menegaskan peninjauan lapangan untuk memastikan kesiapan sarana sebelum dioperasionalkan awal tahun 2020 mendatang. Fasilitas tersebut strategis dan dianggap memberi dampak kesan bagi pengunjung dari berbagai negara. Pembangunan terminal ini juga menjadi bagian dari recovery dan pembenahan destinasi wisata internasional tersebut.

‘’Yang perlu dan sangat penting yang harus kita perhatikan terkait destinasi kita adalah tata kelola serta menjaga kebersihannya,’’ ujarnya.

Ia melanjutkan, pascagempa tidak hanya infrastruktur saja yang perlu diperbaiki. Tempat pariwisata juga harus menjadi prioritas. Sebab seperti yang diketahui, sektor pariwisata adalah penyumbang PAD terbesar di Lombok Utara.

‘’Kaitannya dengan pariwasata ini, Pemda harus segera memperbaikinya. Dan memang yang perlu di perbaiki pariwasata kita itu adalah tata kelola dan kebersihan pariwasatanya,’’ ujarnya lagi.

Baca juga:  Mangkrak, Proyek Jembatan Nasional Tampes

Wagub menyimpulkan, berdasarkan pemantauannya progres proyek Terminal Bangsal cukup bagus. Sehingga ia optimis, ketiga sarana yang baru nanti akan mendukung arus kunjungan sekaligus memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di NTB.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Provinsi NTB, H. Lalu Moh. Faozal, S.Sos. M. Si., mengatakan, fasilitas yang dibangun ini untuk menguatkan tiga gili sebagai Kawasan Strategis Provinsi (KSP) dan merupakan destinasi wisata dunia. Sehingga, standar pelayanan kepada pengunjung harus dipersiapkan agar sesuai dengan standar pelayanan internasional.

‘’Standar kebersihan serta kenyamanan yang terpenting bagi pariwisata kita. Salah satunya adalah bentuk infrastruktur yang dipersiapkan juga berstandar internsional,’’ sebut Faozal. (ari)