Abu Vulkanik Sangeangapi ke Arah Barat Laut

Citra satelit yang menunjukkan arah sebaran debu vulkanik Sangeangapi. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Situasi perkembangan Gunung Api Sangeangapi, Kabupaten Bima terus dalam pantauan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hingga Minggu, 8 Desember 2019, terpantau asap tipis bersumber dari abu vulkanik dari kawah gunung, bergerak menuju Barat Laut.

Informasi sebaran debu vulkanik Gunung Sangiang mulai tanggal 7 Desember 2019 pukul 14.00 Wita. Terpantau sebaran debu terdeteksi menyebar ke arah Barat Laut. Sementara kondisi angin di wilayah Gunung Sangeang didominasi berasal dari arah Tenggara dengan kecepatan rata-rata 10 km/jam.

Pihak Pos Pantau kembali menginformasikan, pada Sabtu  7 Desember,  sebaran debu vulkanik Gunung Sangiang juga terpantau pukul 17.00 Wita.

‘’Terpantau bahwa sebaran debu vulkanik terdeteksi menyebar ke arah Barat Laut. Sama dengan sebelumnya, kondisi angin di wilayah Sangeang didominasi oleh angin yang berasal dari arah Tenggara dengan kecepatan rata-rata 10 Km per jam,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Kementerian ESDM, Hendra Gunawan, Minggu kemarin. 

Pada situasi ini,  gunung setingggi 1.949 mdpl tersebut terus dipantau perkembangannya.  Berdasarkan pengamatan visual,  terlihat kabut tipis. “Asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis dan tinggi 50-200 m di atas puncak kawah,” jelasnya.

Sementara deteksi kegempaan,  mencapai 24 kali, Amplitudo   3-9 mm dengan durasi  30-52 detik.  (ars)