Muncul Pesaing Plt Kepala Disperin NTB

Yus Harudian Putra (Suara NTB/nas)

Advertisement

Mataram (Suara NTB) – Tiga hari pascapembukaan pendaftaran seleksi terbuka Kepala Diskominfotik dan Disperin, jumlah pendaftar terus bertambah. Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemprov NTB memprediksi, pejabat yang akan mendaftar ikut seleksi sampai penutupan pendaftaran 18 Desember mendatang akan semakin banyak.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Yus Harudian Putra, S.STP yang dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 6 Desember 2019 menyebutkan jumlah pejabat yang mendaftar secara online sebanyak 8 orang hingga pukul 14.00 Wita. Ia memprediksi pejabat yang akan mendaftar akan semakin banyak. Pasalnya, pendaftaran akan ditutup 18 Desember 2019.

Pada hari ketiga pembukaan pendaftaran, muncul pesaing dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperin NTB, Nuryanti, SE, ME yang lebih dulu mendaftar jadi calon Kepala Disperin NTB di hari sebelumnya. Pada hari ketiga, Kepala Bidang Industri Kreatif Sandang dan Kerajinan Disperin NTB, Drs. H. Muhtadi Hairi, M. Pd, ikut mendaftar sebagai calon Kepala Disperin NTB.

Sedangkan untuk jabatan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) masih tetap empat  pendaftar. Sebanyak tiga orang berasal dari instansi Pemprov NTB, dan satu orang dari Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Pejabat dari Pemda KLU yang mendaftar ikut bersaing untuk menjadi Kepala Diskominfotik NTB tersebut adalah Kepala Bagian Organisasi Setda KLU, Hairul Anwar, S. Kom.  Sedangkan tiga pejabat Pemprov yang mendaftar untuk jabatan Kepala Diskominfotik NTB adalah Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, Ir. Zainal Abidin, M. Si. Kemudian, Sekretaris Diskominfotik NTB yang juga sekarang menjadi Plt Kepala Diskominfotik NTB, I Gede Putu Aryadi, S. Sos, MH dan Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfotik NTB, Mahmud, A.KS, M. Si.

Pendaftaran seleksi terbuka jabatan dua Kepala OPD  tersebut dibuka 4 – 18 Desember 2019. Selanjutnya penyerahan berkas persyaratan administrasi mulai 5 – 19 Desember. Pansel akan melakukan seleksi administrasi pada 20 Desember. Kemudian pengumuman hasil seleksi administrasi dilakukan 21 Desember 2019.

Selanjutnya, tes kompetensi manajerial/psikologi dilakukan 22 Desember, penulisan makalah 23 Desember dan presentasi dan wawancara pada 26-27 Desember 2019. Selain itu, Pansel akan melakukan penelusuran rekam jejak mulai 21 – 27 Desember. Dan penetapan hasil seleksi pada 30 Desember. Penyampaian laporan Pansel kepada gubernur sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada 31 Desember. Untuk pelantikan dua pejabat yang mengisi pimpinan OPD tersebut direncanakan 6 Januari 2020. (nas)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.