Sejarah Baru di NTB: Penerbangan Langsung Lombok-Jeddah Dimulai

Gubernur NTB, H Zukieflimansyah melepas pemberangkatan jemaah haji-umroh ke tanah suci, Rabu, 4 Desember 2019, di Bandara Internasional Lombok (BIL), Kabupaten Lombok Tengah.

Praya (Suara NTB) – Gubernur NTB, H Zukieflimansyah melepas pemberangkatan jemaah haji-umroh ke tanah suci, Rabu, 4 Desember 2019, di Bandara Internasional Lombok (BIL), Kabupaten Lombok Tengah.

Keberangkatan para jemaah haji-umroh ini, tentunya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, khususnya warga masyarakat NTB.

Pasalnya, baru kali ini penerbangan (perdana) langsung atau biasa disebut direct flight dari Lombok ke Jeddah terjadi di NTB.

“Ini sejarah bagi kita. Karena ada penerbangan langsung (menuju tanah suci) dari Lombok ke Jeddah,” ungkap Gubernur saat memberikan sambutan pada acara tersebut.

Bang Zul, akrab Gubernur NTB disapa, juga mengapresiasi pihak Angkasa Pura (AP). Dimana penerbangan ini kata dia, menjadi langkah awal dan dijadikan motivasi untuk terus lebih baik di masa mendatang.

Baca juga:  10 Tahun Garda Express, Makin Eksis, Jadi Jagonya Kiriman Area NTB

“Ini adalah langkah pertama menuju perubahan serta dijadikan semangat untuk NTB yang lebih baik di masa yang akan datang,” ucapnya.

Orang nomor satu di NTB itu juga meyakini, bahwa dengan keberangkatan para jemaah ke tanah suci akan memberikan hal positif. Terlebih sepulangnya para jemaah nanti ke NTB.

“Dengan keberangkatan para jemaah, kita harapkan timbul semangat baru yang akan membawa semangat perubahan,” kata Bang Zul.

“Saya tidak dapat membayangkan apabila intensitas atau jumlah keberangkatan jemaah ke tanah suci terus meningkat, maka semangat perubahan itu tentunya akan semakin besar,” demikian Gubernur sembari mengucapkan selamat kepada para jemaah.

Baca juga:  Pemprov NTB Desak Perbaikan Dermaga II Padangbai Dipercepat

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Bayu Windia menjelaskan jumlah jemaah yang berangkat pada penerbangan perdana kali ini sebanyak 280 orang, dari jumlah 400 jemaah yang direncanakan.

Menurutnya direct flight ini merupakan sejarah paling monumental bagi NTB. Karena baru kali ini bisa langsung terbang dari Tanak Awu ke Tanah Suci.

Oleh karena itu ia berharap direct flight ini akan membawa dampak besar bagi kemajuan NTB di masa akan datang. (*)