Ribuan Jabatan Dihapus, Pejabat Jangan Was-was

Yusron Hadi (Suara NTB/dok)

Advertisement

Mataram (Suara NTB) – Sekitar 1.000 jabatan eselon III dan IV lingkup Pemprov NTB berpotensi kena pemangkasan atau dihapus. Dari 1.228 jabatan struktural  eselon III dan IV, sekitar 200 jabatan yang kemungkinan akan tetap dipertahankan.

Pemprov NTB masih menunggu aturan lebih lanjut dari Pemerintah Pusat mengenai pemangkasan eselon III dan IV. Untuk itu, Pemprov meminta pejabat struktural eselon III dan IV agar tidak perlu was-was dan khawatir mengenai rencana pemangkasan jabatan struktural tersebut.

“Karena banyak konsekuensi jika itu diterapkan. Sehingga kita masih melakukan pemetaan awal dulu. Harapan kita, pejabat jangan was-was. Jangan khawatir kaitan dengan itu, kita bekerja saja. Jadi ada jabatan-jabatan eselon III dan IV yang masih bisa dipertahankan,” kata Kepala Biro Organisasi Setda NTB, H. Yusron Hadi, ST, MUM dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Selasa, 3 Desember 2019 siang.

Jumlah jabatan eselon III dan IV lingkup Pemprov NTB yang ada saat ini sebanyak 1.228 jabatan. Terdiri dari jabatan eselon III sebanak 282 jabatan dan eselon IV sebanyak 946 jabatan.

Sesuai surat edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) ada kriteria jabatan eselon III dan IV yang akan berpotensi dipertimbangkan tidak dihapus atau dipangkas. Yakni, jabatan eselon III dan IV ang terkait dengan perizinan dan kewilayahan, kuasa pengguna angaran dan pengelola barang serta jabatan eselon III dan IV dengan pertimbangan objektif.

“Kalau kemudian berdasarkan kriteria kita runut, itu mungkin saja sekitar 200-an (jabatan eselon III dan IV) bisa dipertimbangkan tidak dipangkas. 200-an jabatan eselon III dan IV masih bisa dipertimbangkan tidak dipangkas,” kata Yusron.

Artinya, akan ada 1.000 jabatan eselon III dan IV Pemprov NTB yang akan dihapus jika kebijakan Pemerintah Pusat tersebut diterapkan. Namun, kata Yusron, pihaknya masih melakukan pemetaan secara umum dulu sambil menunggu ketentuan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

“Yang penting saya kira, teman-teman bekerja sesuai tugas dan fungsi yang ada. Tidak usah memikirkan terlalu jauh mengenai soal ini,” harapnya.

Jabatan eselon III dan IV yang akan dihapus selanjutnya akan dialokasikan untuk jabatan fungsional. Penempatan menjadi pejabat fungsional tertentu nantinya akan mempertimbangkan basic pendidikan dan rekam jejak pejabat tersebut pernah bertugas.

Ketika menjadi pejabat fungsional, maka akan dinilai kinerjanya. Karena nantinya masing-masing pejabat fungsional harus mencapai angka kredit tertentu. Apabila tak mencapai angka kredit tertentu, maka dia tak akan memenuhi syarat menduduki jabatan fungsional. (nas)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.