Pemprov Buka Seleksi Terbuka Kepala Diskominfotik dan Disperin

Fathurrahman (Suara NTB/dok)

Advertisement

Mataram (Suara NTB) – Setelah cukup lama  jabatan Kepala Dinas Perindustrian (Disperin) dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) kosong dan diisi Pelaksana Tugas (Plt). Pemprov NTB segera membuka seleksi terbuka untuk dua jabatan eselon II tersebut.

Pemprov akan membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk Kepala Disperin dan Diskominfotik NTB. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB yang juga Sekretaris Pansel, Drs. H. Fathurrahman, M. Si menjelaskan, pendaftaran seleksi terbuka jabatan dua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut akan dibuka 4 – 18 Desember 2019.

‘’Pansel dua OPD, Dinas Kominfotik dan Perindustrian akan dibuka pendaftaran tanggal 4 sampai dengan 18 Desember 2019,’’ kata Fathurrahman di Mataram, Senin, 2 Desember 2019 sore.

Tim Pansel telah terbentuk sesuai surat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) No. B-4106/KASN/2019 tanggal 28 November 2019 tentang Rekomendasi Seleksi Terbuka JPT Pratama NTB. Yang ditandatangani oleh Wakil Ketua KASN, Tasdik Kinanto.

Fathurrahman menyebutkan,  Tim Pansel sebanyak tujuh orang. Terdiri dari tiga orang dari unsur internal Pemprov NTB dan empat orang unsur eksternal. Dengan Ketua, Penjabat Sekda NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M. Si, Sekretaris, Kepala BKD NTB, Drs. H. Fathurrahman, M. Si.

Anggota Pansel,  Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M.TP, Akademisi UIN Mataram, Dr. H. Subhan Acim, MA, Dr. Kadri, M. Si, Akademisi Unram, Dr. Prayitno Basuki, MA dan unsur profesi, Desak Raka Akriyani.

Saat ini ada tiga jabatan Kepala OPD yang lowong. Yakni Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Disperin dan Diskominfotik. Tiga jabatan yang lowong tersebut saat ini diisi Plt. Plt Kepala BPKAD dijabat Drs. H. Zainul Islam, MM, Plt Kepala Disperin dijabat Hj. Nuryanti, SE, ME dan Plt Kepala Diskominfotik dijabat I Gede Putu Aradi, S. Sos, MH.

Fathurrahman sebelumnya menjelaskan penyebab tidak dilakukannya seleksi terbuka untuk Kepala BPKAD. Ia menjelaskan apa yang menjadi pertimbangan Pemprov NTB.

Untuk Kepala BPKAD masih bisa dikendalikan oleh sekretaris yang sekarang menjadi Plt. Jabatan Kepala BPKAD NTB tidak ikut dipansel  agar alur-alur dari sisi pengelolaan keuangan tidak terganggu.

‘’Karena pengelolaan keuangan butuh cara kerja yang beda dengan (OPD) yang lain. Karena dia memproses keuangan yang memang kepalanya tidak diubah lagi. Dari sisi yang menandatangani DPA, kan jadi persoalan kalau kepalanya berubah,” jelasnya. (nas)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.