NTB Pulangkan Enam Korban Perdagangan Orang

Wismaningsih Drajadiah (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Sosial (Kemensos) memulangkan enam Tenaga Kerja Wanita (TKW) korban trafficking atau Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) asal NTB. Keenam korban TPPO tersebut merupakan klien Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Kemensos RI, rujukan dari Satgas TPPO 29 Oktober 2019 dan Kemenlu/KBRI Damaskus pada 31 Oktober 2019.

Keenam TKW korban TPPO asal NTB itu sudah selesai menerima pelayanan rehabilitasi psikososial dari RPTC Jakarta. Kemudian mereka dipulangkan ke kampung halaman lewat Dinas Sosial Provinsi NTB. ‘’Informasinya sudah ke rumah masing-masing,’’ kata Kepala Dinas Sosial NTB, Dra. T. Wismaningsih Drajadiah dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 2 Desember 2019

Keenam TKW korban TPPO asal NTB itu adalah Sahrum (46) dari Desa Suela Kecamatan Suela Lombok Timur, Junaedah (41) asal Desa Pantai Sire Kecamatan Tanjung Lombok Utara. Kemudian, Rohaniah (48) asal Desa Merembu Kecamatan Labuapi Lombok Barat, Hj. Jawahir (50) asal Desa Meraran Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat.

Selain itu, Dresti (25) asal Desa Lenek Pesiraman Kecamatan Lenek Lombok Timur. Dan Mahini (31) asal Desa Tanjung Luar Kecamatan Keruak Lombok Timur. Wismaningsih mengatakan pada 25 November, korban sudah dipulangkan ke Lombok Timur dan Sumbawa Barat. Sedangkan pada 26 November 2019, kembali dipulangkan korban TPPO yang berasal dari Lombok Utara. (nas)