Bertambah, Formasi CPNS Pemprov NTB Tak Ada Pelamar

Yus Harudian Putra (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Formasi CPNS Pemprov NTB yang tak ada pelamar bertambah, dari 29 formasi menjadi 33 formasi. Dari 414 formasi yang dibuka Pemprov dalam seleksi CPNS 2019, sebanyak 381 formasi yang ada pelamarnya dengan jumlah 8.541 orang.

‘’Setelah kami cek lagi dan direfresh sistemnya. Jadi formasi jabatan yang tidak ada pelamar total 33,’’ kata Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Yus Harudian Putra, S. STP di Mataram, Sabtu, 30 November 2019.

Ia menyebutkan, 33 formasi yang tidak ada pelamarnya terdiri dari 29 formasi umum dan 4 formasi khusus. Antara lain guru nautika kapal penangkap ikan di SMKN 1 Lopok dan SMKN 1 Plampang.

Kemudian guru prakarya dan kewirausahaan di SMKN 1 Monta, SMAN 1 Labangka, SMAN 1 Lape, SMAN 1 Moyo Utara, SMKN 1 Lenangguar dan SMKN 1 Plampang. Selain itu juga formasi guru SLB juga banyak yang lowong. Seperti guru SLBN 1 Mataram, SLBN 2 Lombok Barat, SLBN 1 Sumbawa Besar, dan SLBN 2 Lombok Timur.

Sebanyak 19 formasi dokter spesialis tidak ada pelamar. Antara lain formasi dokter spesialis anak RSJ Mutiara Sukma dan RSMA, dokter spesialis anestesi RS Mata NTB, dokter spesialis bedah RSMA, dokter spesialis bedah syaraf RSMA.

Kemudian, dokter spesialis jantung RSMA, dokter spesialis kandungan RSMA, dokter spesialis kulit dan kelamin RSMA, dokter spesialis mata RS Mata NTB, dokter spesialis paru RSMA, dokter spesialis patologi anatomi RSMA, dokter spesialis penakit dalam RSJ Mutiara Sukma, dokter spesialis radiologi RSMA, dokter spesialis rehabilitasi medik RSJ Mutiara Sukma.

Baca juga:  Umur Lampaui 35 Tahun, Pelamar Lulus ‘’Passing Grade’’ 2018 Tak Bisa Ikut Seleksi CPNS 2019

Selain itu, dokter spesialis syaraf RSJ Mutiara Sukma dan RSMA, dokter spesialis THT RSMA dan dokter spesialis urologi RSMA. Selain formasi dokter spesialis, ada juga formasi tenaga kesehatan yang masih tidak ada pelamar. Seperti formasi dokter gigi di RSMA dam  psikolog klinis di RSMA, psikologi klinis RSMA dan dokter gigi RSMA.

Hasil verifikasi faktual yang dilakukan Panitia Seleksi Daerah (Panselda), sebanyak 1.050 pelamar CPNS Pemprov NTB dinyatakan tak memenuhi syarat (TMS). Jumlah pelamar CPNS Pemprov NTB hingga penutupan pendaftaran, Kamis, 28 November 2019 pukul 00.00 Wita sebanyak 8.541 orang.

Beberapa hal yang menyebabkan pelamar dinyatakan TMS. Antara lain, ada pelamar yang salah tujuan lamarannya. Mereka melamar di formasi CPNS provinsi, tetapi dalam surat lamarannya ke kabupaten.

Kemudian ada juga pelamar yang tidak lengkap dalam mengupload berkas-berkas persyaratan sesuai formasi jabatan yang dilamar. Seperti tidak meng-upload ijazah, padahal persyaratan lain sudah diupload semuanya.

Baca juga:  Pelamar CPNS Mulai Berguguran

Selain itu, ada juga pelamar yang mendaftar untuk formasi tertentu tetapi kualifikasi pendidikannya tidak sesuai. Kepala BKD NTB, Drs.H.Fathurrahman,M.Si sebelumnya mengatakan, khusus untuk pelamar disabilitas sebanyak 33 orang, verifikasinya menunggu tim dokter untuk uji kedisabilitasnya.

Jumlah pelamar CPNS di NTB sebanyak 85.338 orang.  Jumlah pelamar meningkat dibandingkan 2018 lalu yang mencapai 61.195 orang. Ada tiga daerah dengan jumlah pelamar di atas 10.000 orang. Yakni, Lombok Tengah sebanyak 17.443 pelamar, Lombok Timur 12.771 pelamar dan Kabupaten Bima sebanyak 10.225 pelamar. Sedangkan Pemprov NTB, kata Fathurrahman, jumlah pelamar sebanyak 8.541 orang.

Kemudian Kota Mataram 4.814 pelamar, Lombok Barat 3.729 pelamar, Lombok Utara 6.110 pelamar, Sumbawa Barat 2.762 pelamar, Kabupaten Sumbawa 8.233 pelamar. Selanjutnya, Dompu 7.088 pelamar dan Kota Bima 3.622 pelamar.

Dalam rekrutmen CPNS 2019, sebanyak 3.204 formasi yang dibuka lowongannya pada 11 Pemda di NTB. Dengan rincian, Pemprov NTB 414 formasi, Kota Mataram 275 formasi, Lombok Barat 205 formasi, Lombok Tengah 479 formasi, Lombok Timur 482 formasi. Kemudian, Lombok Utara 237 formasi, Sumbawa Barat 105 formasi, Sumbawa 342 formasi, Dompu 249 formasi, Bima 241 formasi dan Kota Bima 175 formasi. (nas)