Pelamar CPNS Masih Bimbang

Kepala BKD NTB, H. Fathurrahman (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Masih banyaknya formasi yang belum ada peminat disinyalir akibat pelamar masih bimbang menentukan instansi tempat mendaftar. Pasalnya, seleksi penerimaan CPNS 2019 dilakukan secara serentak, di tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga kementerian/lembaga.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. H. Fathurrahman, M. Si mengatakan, kemungkinan para pelamar masih menimbang-nimbang instansi tempat mendaftar.

‘’Karena pelaksanaan serentak, kemudian pelamar masih memikirkan lokasinya di kabupaten/kota, kementerian, provinsi masih dalam suasana kebatinan pelamar. Mana yang dipilih,’’ kata Fathurrahman dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 19 November 2019 siang.

Ia mengatakan, ada yang sedikit berbeda pelaksanaan CPNS tahun ini dibandingkan 2018 lalu. Di mana, pelamar dapat melihat jumlah pendaftar pada suatu formasi di situs SSCASN. Tetapi sekarang, fitur tersebut sudah diblok Badan Kepegawaian Negara (BKN).

‘’Kalau dulu ada acuannya. Tahu kita jumlah pendaftarnya. Sehingga dia (pelamar) akan bergeser ke instansi yang tidak banyak pelamarnya,’’ terangnya.

Baca juga:  Penyandang Disabilitas Bisa Ikut Seleksi CPNS Formasi Umum

Pihaknya berharap para calon pelamar tidak perlu bimbang. Mereka diharapkan segera mendaftar. Di sisa masa pendaftaran ini diharapkan para pelamar memanfaatkan waktu yang ada. Sehingga tidak terburu-buru mendaftar jelang penutupan pendaftaran.

‘’Kita harapkan para pelamar terutama dari kualifikasi pendidikan guru untuk segera mendaftar sesuai formasi yang ada. Yang penting kualifikasi pendidikan masuk, persyaratan masuk,’’ katanya.

Daripada bimbang, sebaiknya calon pelamar segera mendaftar. Setelah itu mempersiapkan diri untuk tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Apalagi calon pelamar untuk formasi tenaga kependidikan yang sudah memiliki sertifikat pendidik, maka tentu akan lebih mudah lagi untuk tahap-tahap seleksi selanjutnya.

Meskipun masih seratusan formasi yang belum ada pelamarnya, Fathurrahman optimis semuanya akan terisi. Pasalnya, seluruh formasi yang dibuka lowongannya tahun ini memang sangat dibutuhkan. Ia menyebut, jumlah pendaftar biasanya akan meningkat lima hari jelang penutupan pendaftaran.

Baca juga:  Seleksi CPNS di Mataram Tanpa Perpanjangan Waktu Pendaftaran

‘’Kita menunggu sampai ujung pendaftaran. Biasanya lima hari terakhir sebelum penutupan pendaftaran akan ada peningkatan jumlah pelamar,’’ ucapnya.

Berdasarkan data BKD NTB, Selasa, 19 November 2019 hingga pukul 16.12 Wita, jumlah pelamar CPNS Pemprov NTB sudah mencapai 1.148 orang. Dari tiga jenis formasi yang dibuka, masih ada formasi yang belum ada pelamarnya. Misalnya di formasi tenaga pendidikan, puluhan formasi masih nihil pelamar, khususnya untuk guru SMK dan SLB.

Kemudian untuk formasi tenaga kesehatan, puluhan formasi dokter spesialis juga masih nihil pelamar. Sedangkan untuk formasi tenaga teknis,  formasi penyuluh kehutanan yang masih tidak ada pelamar.

Dalam rekrutmen CPNS 2019, Pemprov NTB memperoleh kuota sebanyak 414 formasi. Sebanyak 414 formasi CPNS  yang diperoleh Pemprov NTB tersebut terdiri dari tenaga pendidikan 234 formasi, tenaga kesehatan 101 formasi dan tenaga teknis 79 formasi. (nas)