Gubernur Minta Seleksi Sekda Jangan Dipandang Seperti Pilkada

Zulkieflimansyah (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc masih menutup rapat tiga nama calon Sekda NTB yang dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Untuk Sekda definitif, gubernur masih menunggu penetapan dari pemerintah pusat, salah satu dari tiga nama yang sudah diajukan ke Kemendagri.

‘’Karena menterinya baru. Mungkin mereka lagi adaptasi-adaptasi. Itu ada lima orang yang menurut saya punya kemampuan hampir sama,’’ kata gubernur dikonfirmasi di Mataram, Senin, 11 November 2019 siang.

Menurutnya, siapapun yang menjadi Sekda definitif semua yang ikut seleksi punya kemampuan. Soal tiga besar yang diajukan, gubernur hanya menjawab bahwa lima orang pejabat yang ikut seleksi.  Sekda NTB definitif pastinya satu di antara lima orang tersebut.

Dr. Zul mengatakan, posisi Sekda bisa diganti kapan saja. Apabila tidak sesuai dengan keinginan pemerintah pusat dan pimpinan daerah, maka Sekda dapat diganti.

‘’Itu ada waktunya. Tetapi itu khusus. Jadi jangan terlampau mendramatisir ini berlebihan, seperti Pilkada. Kasihan kalau birokrasi kita guncang. Apalagi move-nya kayak move politik,’’ ucapnya.

Sebelumnya, Anggota Pansel JPT Madya Pemprov NTB yang juga Staf Ahli Mendagri Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Drs. Hamdani, MM, M. Si, Ak mengatakan setelah seleksi Sekda tuntas dilakukan oleh Pansel. Selanjutnya, gubernur menyerahkan tiga besar nama calon Sekda NTB ke KASN  dan Presiden melalui Mendagri. Untuk penentuan Sekda definitif, nantinya akan dikaji oleh Tim Penilai Akhir (TPA) Kemendagri.

Ia mengatakan tiga nama yang diusulkan gubernur ke Presiden melalui Mendagri merupakan orang-orang yang sudah layak menjadi Sekda. Mengenai Sekda definitif yang akan dipilih TPA Kemendagri, salah satu dari tiga orang yang telah diusulkan gubernur. Bisa jadi calon nomor 1, 2 atau 3.

Lima pejabat Pemprov yang ikut proses seleksi calon Sekda NTB adalah Asisten I Setda NTB, Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, M. Si, Kepala Distanbun NTB, Ir. H. Husnul Fauzi, M. Si, Kepala Bappenda NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M. Si, Kepala DPMPTSP NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M. Si dan Asisten II Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M.TP. (nas)