Seleksi Tuntas, Nasib Sekda Definitif di Tangan TPA Kemendagri

Hamdani  (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekda NTB yang dilakukan Pansel tuntas, Rabu, 16 Oktober 2019 siang. Pansel rencananya akan menyerahkan hasil seleksi kepada Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc pada Kamis, 17 Oktober 2019 hari ini.

Selanjutnya, gubernur akan menyerahkan tiga besar nama calon Sekda NTB ke Komisi Aparatur Negara (KASN) dan Presiden melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Untuk penentuan Sekda definitif, akan ditentukan lewat Tim Penilai Akhir (TPA) Kemendagri.

‘’Ini proses biasa. Kandidat-kandidat yang ada semuanya terbaik. Tapi kalau boleh kita katakan Sekda itu hanya satu orang. Tahapan ke Presiden itu ada namanya Tim Penilai Akhir (TPA) di Kemendagri. TPA dipimpin Presiden nantinya. Menjadikan satu orang (sebagai Sekda),’’ kata Staf Ahli Mendagri Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Drs. Hamdani, MM, M. Si, Ak dikonfirmasi usai seleksi lima calon Sekda NTB di Mataram, Rabu, 16 Oktober 2019 siang.

Ia mengatakan, tiga nama yang diusulkan gubernur ke Presiden melalui Mendagri merupakan orang-orang ang sudah layak menjadi Sekda. Mengenai Sekda definitif yang akan dipilih TPA Kemendagri, salah satu dari tiga orang yang telah diusulkan gubernur. Bisa jadi calon nomor 1, 2 atau 3.

Baca juga:  Gubernur Minta Seleksi Sekda Jangan Dipandang Seperti Pilkada

‘’Kalau gubernur menyampaikan (usulan), itu pertimbangan semuanya. Apakah usulan gubernur diterima sepenuhnya atau dipertimbangkan, itu dikaji TPA. Itu sudah biasa,’’ jelas Hamdani.

Terkait dengan proses seleksi calon Sekda NTB, Hamdani mengatakan sudah berjalan dengan bagus. Pelaksanaan tes

wawancara terhadap lima calon Sekda NTB yang ikut seleksi berlangsung transparan. Apalagi, proses seleksi Sekda NTB tersebut juga ikut dipantau oleh Ombudsman Perwakilan NTB.

Terpisah, Ketua Pansel JPT Madya Sekda NTB, Prof. Dr. Mansur Afifi mengatakan, pihaknya akan segera menyerahkan hasil seleksi Calon Sekda NTB ke gubernur. Mengenai tiga besar calon Sekda NTB hasil seleksi ang dilakukan Pansel, Mansur mengatakan nantinya gubernur yang akan mengumumkan.

‘’Soal tiga besar, Pak Gubernur yang mengumumkan, bukan kami. Tugas kami bukan mengumumkan ke publik. Tugas kami adalah melaksanakan seleksi. Kemudian hasilnya kami serahkan ke Pak Gubernur. Kami tidak boleh mengumumkan, karena bukan hak kami,’’ kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram (Unram) ini.

Baca juga:  Soal Seleksi Sekda NTB, Tunggu Proses di Kemendagri

Mengenai lima calon Sekda NTB yang telah mengikuti seleksi, Mansur mengatakan semuanya punya ide dan gagasan. Mereka mempresentasikan hal-hal yang dilakukan seandainya menjadi Sekda.

‘’Sama-sama punya kekuatan masing-masing. Ndak ada manusia yang sempurna. Ada yang menguasai bagiannya. Tapi bagian yang lain kurang. Namanya manusia, sehingga Pansel berasal dari berbagai disiplin ilmu,’’ katanya.

Lima pejabat Pemprov yang ikut proses seleksi calon Sekda NTB adalah Asisten I Setda NTB, Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, M. Si, Kepala Distanbun NTB, Ir. H. Husnul Fauzi, M. Si, Kepala Bappenda NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M. Si, Kepala DPMPTSP NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M. Si dan Asisten II Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M.TP. (nas)