Aspidsus Kejati NTB Diganti

Gunawan Wibisono (Suara NTB/ars)

Mataram (Suara NTB) – Jabatan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTB resmi berganti. Posisi yang ditinggalkan Ery Ariansyah Harahap, SH, ini menyisakan sejumlah tunggakan kasus korupsi.

Ery Ariansyah digantikan Gunawan Wibisono, SH,MH. Prosesi pisah sambut dipimpin Kajati NTB Arif, SH.,MM, Rabu, 16 Oktober 2019 di Aula Kantor Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi NTB.

Kajati dalam sambutannya mengapresiasi Ery Ariansyah yang sudah bertugas selama dua tahun sembilan bulan di Kejati NTB. Kepada pejabat baru, ia meminta  agar lebih agresif menangani dan menyelesaikan kasus-kasus korupsi.

‘’Saya berprinsip, agar penanganan kasus lebih cepat. Penuh tanggung jawab dan berintegritas,’’ tegas Kajati. Tak dipungkirinya, masih ada tunggakan kasus yang disisakan pejabat sebelumnya dan menjadi perhatian publik.

Dalam mengerjakan  tugas ke depan, Kajati berpesan kepada Aspidsus agar kerja tim dan lebih kompak. Tuntaskan perkara dengan intens berkoordinasi, termasuk dengan mematangkan setiap gelar perkara.

Sementara Aspidsus yang baru, berjanji akan menindaklanjuti beberapa perkara yang belum tuntas dan jadi tunggakan. Ia akan mempelajari lebih dahulu setiap perkara yang sudah ditangani dan sedang berjalan

proses penyelidikan maupun penyidikan.

‘’Kami akan melakukan pendataan dulu, kemudian apa yang mesti saya lakukan. Yang pasti akan maksimalkan potensi yang ada supaya ada percepatan,’’ jelas mantan Kajari Tanjung Selor di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara ini.

Ia akan melakukan beberapa strategi dan langkah, diawali dengan  evaluasi bagian penanganan kasus yang harus ditindaklanjuti. Aspidsus belum bisa terlalu jauh membahas, karena akan mengecek setiap perkara yang ditangani mantan pejabat sebelumnya.

‘’Saya belum bisa ngomong program. Apa yang jadi tunggakan tunggakan kita coba  pelajari dulu,’’ tandasnya.  Tapi dipastikan langkah awal adalah percepatan, mengingat sudah masuk akhir tahun. Ia berharap kasus-kasus tidak akan jadi tunggakan.

Saat bersamaan berlangsung serahterima jabatan Wakajati NTB yang dijabat Katarina Endang S, SH,MH. Katarina yang baru menjabat tiga bulan, diganti Anwaruddin, SH, MH.

Anwarudin tidak asing bagi jajaran Kejati NTB karena pernah menjabat sebagai Asisten Bidang Pengawasan (Aswas). Diganti juga Kajari Bima yang sebelumnya dijabat Widagdo Petrus, SH yang pindah menjadi Kajari Kulonprogo. Ia digantikan Suroto, SH.,MH. (ars)