Pansel Tetapkan Lima Calon Sekda NTB Lulus Seleksi Administrasi

Ridwan Syah - Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih - L. Gita Ariadi - Iswandi - Husnul Fauzi

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak lima peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi sebagai calon Sekda NTB oleh Pansel JPT Madya Pemprov NTB. Kelimanya adalah Asisten I Setda NTB, Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, M. Si, Kepala Distanbun NTB, Ir. H. Husnul Fauzi, M. Si, Kepala Bappenda NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M. Si, Kepala DPMPTSP NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M. Si dan Asisten II Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M.TP.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. H. Fathurrahman, M. Si yang dikonfirmasi Selasa, 10 Oktober 2019 siang menjelaskan, ke lima peserta yang lulus seleksi administrasi tersebut sesuai dengan hasil seleksi yang dilakukan Pansel JPT Madya. Pansel telah mengumumkan ke lima peserta yang lulus seleksi administrasi sesuai pengumuman No.821.2-1/1472/BKD/2019 tanggal 8 Oktober 2019.

Ke lima pejabat Pemprov NTB tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi tahap berikutnya. Fathurrahman mengatakan, pada Rabu, 9 Oktober 2019 pagi, ke lima calon Sekda NTB tersebut akan menjalani tes kesehatan, kejiwaan dan bebas narkoba di RSUD Provinsi NTB.

‘’Mereka harus hadir di lokasi uji kesehatan, kejiwaan dan bebas narkoba pukul 08.00 Wita,’’ katanya.

Kemudian, dua hari berikutnya, 10-12 Oktober, ke lima calon Sekda akan mengikuti tes uji kompetensi manajerial/psikologi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTB. Sesuai jadwal yang telah disusun Pansel,  penulisan makalah pada 15 Oktober.

Presentasi dan wawancara pada 16-17 Oktober. Selain itu, penelusuran rekam jejak dilakukan sejak 8 – 17 Oktober. Dan penetapan hasil seleksi pada 18 Oktober. Selanjutnya penyampaian laporan Pansel kepada Gubernur NTB pada 19 Oktober 2019

Pansel  JPT Madya Sekda NTB secara resmi menutup pendaftaran calon Sekda, Jumat, 4 Oktober 2019 lalu.  Dari tujuh pelamar yang mendaftar secara online, hanya lima orang yang melengkapi berkas persyaratan hingga Jumat pukul 16.00 Wita. Dua orang pelamar gugur karena tidak melengkapi berkas persyaratan. Sedangkan lima pelamar calon Sekda NTB akan melaju ke tahap seleksi administrasi.

Tujuh pejabat yang sudah mendaftar secara online. Mereka adalah  Kepala Bappenda yang sekarang menjadi Penjabat Sekda NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si. Kemudian H. Akhmad Helmi Hidayatullah, S. Sos.I yang berasal dari instansi Pemprov NTB.

Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setda NTB, Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, M. Si,  Inspektur Inspektorat NTB, Ibnu Salim, SH, M. Si. Selain itu, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M. Sc, M. TP.

Dua pelamar lainnya adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M. Si dan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTB, Ir. H. Husnul Fauzi, M. Si.

Dari tujuh pelamar yang sudah mendaftar, kata Fathurrahman, hanya lima orang yang  melengkapi berkas persyaratan sampai batas waktu yang telah ditetapkan. Mereka adalah H. Iswandi, Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, H. Husnul Fauzi, H. Ridwan Syah, dan H. L. Gita Ariadi. Sedangkan dua pelamar yang tidak melengkapi berkas adalah H. Akhmad Helmi Hidayatullah dan Ibnu Salim. Karena tak melengkapi berkas persyaratan, maka otomatis dua pelamar ini dinyatakan gugur.

Baca juga:  Gubernur Minta Seleksi Sekda Jangan Dipandang Seperti Pilkada

Pansel juga telah membeberkan profil atau sepak terjang lima pelamar calon Sekda yang lulus seleksi administrasi. Pertama, H. Iswandi. Kepala Bappenda NTB ini berusia 53 Tahun, 9 bulan lahir di Lombok Timur pada  tanggal 31 Desember 1965.

Ia menempuh pendidikan S1 di Fakultas Pertanian jurusan sosial ekonomi Universitas Mataram, tahun 1990, S2 Megister Ilmu Administrasi pada Universitas Terbuka tahun 2012, dan menyelesaikan pendidikan S3 Ilmu Pemerintahan pada Istitut Pemerintahan Dalam Negeri tahun 2019.

H. Iswandi
H. Iswandi

Iswandi mengawali karier PNS di Pemerintah Daerah Tingkat II Aileu Provinsi Timor Timur tahun 1996 dengan jabatan Kepala Sub Bagian Pembukuan sampai tahun 1999. Melanjutkan karier di Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sejak tahun 1999 sampai dengan 2008.

Beberapa jabatan struktural yang pernah diduduki, yaitu sebagai Kepala Seksi  Data Masukan,  Kepala Seksi Manajemen Sistem Informasi, Kepala Sub Bagian Pencengahan dan Pemulihan,  Kepala Bagian Tata Usaha,  dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.

Selanjutnya, Iswandi pindah  dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berkarier di  Pemprov NTB tahun 2008 dengan jabatan Kepala Biro Umum selama 7 tahun, Kepala Biro Keuangan selama 8 bulan. Kemudian sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah  selama 1 tahun, dan menjadi Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah selama 4 tahun. Saat ini dipercaya sebagai Penjabat Sekretaris Daerah. Iswandi telah mengikuti diklat ADUM, Diklatpim Tk. III, dan Diklatpim Tk. II.

Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih
Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih

Pelamar kedua, Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih mengawali karier sebagai PNS di Pemerintah Kabupaten Lombok Barat tahun 1988. Ia kelahiran Yogyakarta pada tanggal 15 Mei 1962. Usia saat ini 57 tahun, 4 bulan. Eva menyelesaikan  pendidikan S1 tahun 1986 di Universitas Mataram, jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, melanjutkan  pendidikan S2 Magister Ekonomi Pembangunan Universitas Gajahmada diselesaikan pada tahun 1996.

Pengalaman  dalam jabatan struktural di Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yaitu Kepala Seksi Industri Pertambangan dan Energi, Kepala Bagian Ekonomi dan Taskin, Kepala BKBKS, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, dan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Ia mengikuti seleksi terbuka pengisian jabatan tinggi pratama tahun 2016 dan dari hasil seleksi terbuka tersebut, Eva ditetapkan sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana NTB. Kemudian ia juga pernah dipercaya sebagai  Kepala Dinas Perindustrian, saat ini sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Selain itu, ia  juga pernah dipercayakan sebagai Pelaksana Harian Bupati Lombok Barat, dan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi NTB. Eva telah mengikuti diklat ADUMLA, SPAMA, dan Diklatpim Tk. II.

H. Ridwan Syah
H. Ridwan Syah

Pelamar calon Sekda NTB ketiga adalah H. Ridwan Syah. Ridwan lahir di Dompu  tanggal 26 Juni 1963, usia saat ini 56 tahun, 3 bulan. Ia  menyelesaikan pendidikan S1 Teknik Sipil  Universitas Brawijaya Malang tahun 1987, melanjutkan S2 Manajemen SDM lulus tahun 2002 pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Jayakarta, dan juga S2 Perencanaan Kota dan Daerah Universitas Gadjah Mada tahun 2002.

Baca juga:  Gubernur Minta Seleksi Sekda Jangan Dipandang Seperti Pilkada

Mengawali karier sebagai PNS di Kementerian Pekerjaan Umum tahun 1990 sampai dengan tahun 2000, dengan jabatan struktural yang pernah diduduki yaitu Kepala Sub Bagian Bina Konservasi, Kepala Seksi Perencanaan Teknis, Kepala Seksi Pengujian. Sempat mengabdikan diri di Pemerintah Kabupaten Dompu selama 6 tahun dalam jabatan Kasubbid Bina Marga, dan Kepala Dinas Perhubungan.

Selanjutnya, Ridwan  berkarier di Pemerintah Provinsi NTB mulai tahun 2006. Diawali sebagai pelaksana, selanjutnya menjadi Kepala Balai Peralatan dan Material, Wakil Kepala Dinas Perhubungan, kembali menjadi fungsional umum (penganalisa Data Transportasi), dilantik kembali menjadi Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi.

Ia juga pernah menjadi  Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, dan saat ini sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan.  Ridwan telah mengikuti diklat ADUM, ADUMLA, SPAMA,  Diklatpim Tk. II, dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tk. I.

H. L. Gita Ariadi
H. L. Gita Ariadi

Pelamar keempat adalah H. L. Gita Ariadi. Gita menyelesaikan pendidikan S1 Universitas Brawijaya Malang jurusan Administrasi Negara tahun 1989, dan melanjutkan S2 Magister Saint Publik Universitas Gadjah Mada tahun 2001. Kelahiran Praya 54 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 1 Oktober 1965 ini mengawali karier sebagai PNS di Pemerintah Kabupaten Sumbawa selama 3 tahun dan pernah menjabat sebagai Kasubag Pemberitaan Humas Setda Sumbawa, Kasi Objek dan Daya Tarik Wisata Diparda Tk.II Sumbawa.

Pada Tahun 1995, Gita melanjutkan karier PNS di Pemerintah Provinsi NTB, diawali sebagai Kasubbag Program Diklat, Penjabat Kabag PPI pada Biro Humas, Penjabat Kasubdin Pemasaran Pariwisata, Kabag Humas, Sekretaris Bappeda, Penjabat Kepala Dinas Pariwisata, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dan saat ini sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP.  Gita telah mengikuti diklat ADUM, ADUMLA, Diklatpim Tk. III, dan Diklatpim Tk. II.

H. Husnul Fauzi
H. Husnul Fauzi

Pelamar kelima adalah H. Husnul Fauzi. Ia kelahiran Kelayu  tanggal 30 Desember 1964, usia saat ini 54 tahun, 9 bulan. Husnul  menyelesaikan pendidikan S1 Pertanian Universitas Mataram  tahun 1991, melanjutkan S2 Magister Ekonomi Pembangunan   Universitas Gadjah Mada tahun 2006.

Mengawali karier sebagai PNS di Kementerian Pertanian tahun 1993 sampai dengan tahun 2000. Setelah otonomi daerah, Husnul bergabung dengan Pemerintah Provinsi NTB mulai tahun 2000. Di awali sebagai pelaksana, selanjutnya menjadi Kepala Seksi Penilaian Kultivar Sertifikasi dan Pengawasan, Kepala Seksi Pengembangan Lahan dan perlindungan Tanaman, Kepala Seksi Pengelolaan Air, Kepala Bidang Pengelolaan Lahan dan Air, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Pertanian TPH, dan saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan.  Ia telah mengikuti diklat ADUM, Diklatpim Tk. III, dan  Diklatpim Tk. II. (nas)