Talud Diperbaiki, Pemprov Perlebar Jalan Gunungsari – Pemenang 2020

Pejabat Dinas PUPR NTB meninjau talud jalan di Pusuk KLU yang jebol. Pemprov akan segera memperbaiki talud jalan tersebut dalam waktu dekat. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB memastikan perbaikan talud jalan yang jebol di Pusuk, Kabupaten Lombok Utara (KLU) akan segera dilakukan. Karena talud tersebut rusak akibat bencana alam, maka sedang diurus surat pernyataan Bupati KLU untuk keperluan administrasi dalam penentuan rekanan yang akan mengerjakan.

Selain memperbaiki talud jalan yang jebol tahun ini. Pemprov juga sudah merencanakan akan memperlebar akses jalan dari Gunungsari Lombok Barat (Lobar) – Pemenang KLU. Pemprov sudah merencanakan pelebaran jalan itu lewat program percepatan perbaikan infrastruktur jalan tahun anggaran 2020 medatang.

Kepala Dinas PUPR NTB, Ir. H. Azhar, MM menjelaskan, biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan talud jalan di Pusuk KLU sekitar Rp600 juta. Karena nilainya di atas Rp200 juta dan rusak akibat bencana maka akan ditunjuk rekanan yang akan mengerjakan.

‘’Itu (rusak)  karena bencana alam. Kalau akibat bencana alam, ada proses. Kita mau tunjuk rekanan. Kalau di atas Rp200 juta, ada pernyataan bencana alam dari bupati. Itu yang sedang kita urus,’’ terang Azhar dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 7 Oktober 2019.

Biasanya, infrastruktur yang rusak akibat bencana, penanganannya dilakukan

oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun, karena talud yang jebol itu infrastruktur ke-PU-an, maka Dinas PUPR yang akan menangani dengan berkoordinasi dengan BPBD NTB.

Ia menjelaskan, Dinas PUPR dan BPBD NTB sudah turun ke lapangan, Senin, 7 Oktober 2019 siang. Penanganannya sedang dirumuskan. Karena talud yang rusak lokasinya sangat terjal dan dalam. Penanganannya akan dilakukan darurat dulu.

‘’Kalau penanganan darurat kita butuh Rp600 juta. Ada konsep bronjong atau talud. Kalau talud, ambrol sedikit bawahnya, maka semuanya akan ikut ambrol. Kalau permanennya kita pakai beton, tinggi 10 meter. Tapi itu nanti permanen. Yang penting sekarang ini lalu lintas aman dulu,’’ terangnya.

Mantan Kepala Pelaksana BPBD NTB ini menyebutkan, talud yang rusak sekitar 7-10 meter. Azhar menjelaskan pelebaran jalan jalur Pusuk tersebut sudah masuk program percepatan 2020.

Sebenarnya, jalan arteri dari Kota Mataram maupun Lombok Barat menuju KLU adalah jalan nasional lewat Senggigi. Namun, masyarakat lebih banyak memilih jalur Pusuk karena lebih dekat dan cepat ke KLU.

‘’Pelebaran jalan dari Gunungsari sampai Pemenang tahun 2020. Insya Allah enam meter pengerasan jalannya nanti,’’ tandas Azhar. (nas)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.