62 Warga NTB Telah Dipulangkan dari Papua

Suasana pemulangan warga NTB dari Papua. (Suara NTB/disosntb)

Advertisement

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 62 orang warga NTB yang menjadi pengungsi akibat kerusuhan yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya  telah dipulangkan dari Papua. Sebanyak delapan orang warga NTB yang berasal dari Lombok Timur dan Lombok Tengah, dipulangkan Jumat, 4 Oktober 2019.

Kemudian, pada Sabtu, 5 Oktober 2019 malam, sebanyak empat orang warga NTB asal Sumbawa, juga telah sampai di Bandara Internasional Lombok (BIL) dan langsung diterima pihak keluarga. Selanjutnya, Minggu (6/10) pagi, sebanyak 50 warga NTB asal Kabupaten Bima sudah tiba di Bandara Sultan Salahudin Bima pukul 07.45 Wita.

Kepala Dinas Sosial (Disos) NTB, Dra. T. Wismaningsih Drajadiah menjelaskan sudah tiga kloter pemulangan warga NTB dari Papua. Setelah kloter pertama sebanyak delapan warga NTB tiba Jumat, 4 Oktober 2019, kloter kedua pemulangan warga NTB asal Sumbawa sebanyak  4 orang sudah tiba di Bandara Internasional Lombok, Sabtu, 5 Oktober 2019  pukul 20.05 Wita. Empat warga tersebut  diantar oleh Kabid Linjamsos Dinas Sosial NTB dan langsung diterima pihak keluarga.

Empat orang warga NTB asal Sumbawa yang dipulangkan dari Papua tersebut terdiri dari remaja dan anak-anak. Mereka adalah Reka Novia Rengganis (29), Khairunisa Islami (13), Sofia (3) dan Adet Iriawan (25). Mereka dipulangkan ke NTB menggunakan pesawat komersil dari Jayapura – Makassar – Denpasar – Lombok.

Sedangkan, Minggu, 6 Oktober 2019 pukul 07.45 Wita, kata Wismaningsih, rombongan pengungsi asal NTB tujuan Bima dipulangkan menggunakan pesawat komersil Lion Air dengan nomor penerbangan  JT 795. Rombongan besar pada pemulangan pengungsi ke NTB kali ini berjumlah 50 orang, seluruhnya berasal dari Kabupaten Bima.

‘’Proses pemulangan para pengungsi ini terbilang lancar karena perhatian yang begitu besar dari Pemerintah Kabupaten Bima, Pemerinrah Provinsi NTB, dan seluruh  elemen masyarakat Bima di Jayapura,’’ kata Wismaningsih.

Dan yang tidak kalah perannya ketika proses mengurus tiket, boarding pass, bagasi hingga memastikan pengungsi masuk pesawat dengan barang bawaannya adalah para petugas di Bandara, yaitu Iksan, Yusman, dan Iwan. Mereka, kata Wismaningsih,  adalah putra-putra NTB yang ditugaskan oleh kesatuannya di Bandara Sentani. ‘’Alhamdulillah mereka hadir dan bertugas untuk NTB walaupun tidak di Wilayah NTB,’’ katanya.

Pada saat yang sama, ada rombongan pengungsi dari provinsi lain sebanyak 20 orang yang ketinggalan pesawat. Karena kelalaian saat check in. Padahal sudah lebih awal berada di Bandara Sentani.

Wismaningsih menambahkan, kemudahan dan kelancaran proses pemulangan pengungsi asal NTB ini juga merupakan peran penting dari Yonif 751 Sentani yang mengerahkan sejumlah armada  pengangkutan. Dari posko ke bandara. Begitu pula peran personel Yonif 751, Muhammad Nur dan Muhammad Sidik, putra-putra NTB yang penuh kerelaan dalam mengurus pengungsi. Kemudian  mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan dengan Tim dari Dinas Sosial NTB dan Dinas Sosial Kabupaten Bima.

Sebelum pemulangan 62 warga NTB dari Papua dengan tiga kali penerbangan,  sebanyak 30 orang lainnya sudah pulang secara mandiri dan dijemput keluarga. Sehingga total warga NTB yang pulang dari Papua sebanyak 92 orang.

Total warga NTB  yang mau pulang sebanyak 105 orang. Sedangkan 55 orang warga NTB di Papua tidak pulang, karena dalam keadaan aman.  Mereka adalah petugas negara, ada yang berprofesi sebagai TNI, Polri dan ASN di  Wamena, Papua. Mereka merupakan orang-orang yang ikut membantu dalam proses pengamanan dan pemulangan warga NTB di sana.

Rencananya, Senin (7/10) hari ini  sebanyak 27 warga NTB akan kembali dipulangkan dari Papua. Mereka akan langsung ke Kabupaten Bima. Dan diperkirakan sekitar 10 orang menunggu giliran untuk dipulangkan, karena baru turun dari Wamena.

Wismaningsih memastikan semua warga NTB di Wamena, Papua, dalam kondisi baik dan sehat. Untuk itu, Pemprov  menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan Yonif 571, yang telah sangat baik dalam melayani warga NTB yang ada di Papua. (nas)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.