Semangat Persaudaraan Jadi Modal Utama Masyarakat NTB

Ketua Umum The International Association of Fuqing Clansmen LTD, Dr. Alim Markus dengan didampingi oleh Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid dan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah,  menandatangani prasasti peresmian gedung baru Ponpes Hikmatusysyarief NW Salut, Minggu, 22 September 2019. (Suara NTB/bay)

Giri Menang (Suara NTB) – Bencana gempa yang melanda NTB pada 2018 lalu meluluh-lantahkan sekian banyak bangunan, tidak terkecuali fasilitas pendidikan seperti gedung-gedung sekolah. Hal tersebut menggerakkan hati berbagai pihak, salah satunya seperti yang dilakukan The International Association of Fuqing Clansmen LTD dan Perkumpulan Fuqing Jawa Timur, Indonesia.

“Tahun lalu kita sudah berpikir ini (NTB sedang) dilanda gempa. Penting membangun gedung pendidikan seperti Madrasah sesegera mungkin,’’ ujar Ketua Umum The International Association of Fuqing Clansmen LTD, Dr. Alim Markus saat meresmikan gedung baru Pondok Pesantren (Ponpes) Hikmatusysyarief NW di Dusun Salut, Narmada, Lombok Barat, Minggu (22/9). Hal itu ditujukan untuk segera membenahi fasilitas pendidikan yang sangat dibutuhkan sebagai lokus pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

‘’Ini seperti slogan Kemerdekaan RI ke-74. Bahwa SDM unggul akan membuat Indonesia maju,’’ ujar pemilik bisnis Maspion Group tersebut. Pembangunan gedung baru Ponpes Hikmatusysyarief NW Salut yang menghabiskan dana mencapai sekitar Rp3 miliar tersebut merupakan hasil uluran tangan dari anggota The International Association of Fuqing Clansmen LTD dan Perkumpulan Fuqing Jawa Timur Indonesia.

Baca juga:  Satu Aplikator Nakal Masuk DPO

Selain melakukan peresmian gedung, Alim juga menerangkan bahwa pihaknya akan mengupayakan program khusus bagi para pelajar di Ponpes Hikmatusysyarief NW Salut agar mampu menjadi SDM yang memiliki daya saing. Rencana tersebut disambut dengan baik oleh seluruh Pengurus dan Dewan Pembina Yayasan NW Salut, Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si dan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc yang turut hadir pada peresmian Gedung Ponpes tersebut.

Dalam sambutannya gubernur yang akrab disapa Dr. Zul tersebut menyampaikan

rasa terimakasihnya pada seluruh jajaran The International Association of Fuqing Clansmen LTD dan Perkumpulan Fuqing Jawa Timur Indonesia yang menyempatkan diri datang ke Lombok untuk mengikuti kegiatan peresmian. “Yang kami bisa harapkan dan bisa kami berikan adalah keindahan persaudaraan dan persahabatan,” ujarnya.

Diterangkan Dr. Zul, tipikal masyarakat NTB adalah menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Di mana hal tersebut merupakan semangat dan modal utama bagi masyarakat NTB untuk bangkit. Kehadiran Alim beserta seluruh jajarannya disebut orang nomor satu di NTB itu merupakan langkah awal untuk menjalin hubungan yang baik dengan landasan kebersamaan tersebut.

Baca juga:  Bendahara Pokmas Diduga Pakai Dana Gempa untuk Judi

Dicontohkan Dr. Zul seperti kejadian gempa yang melanda NTB pada 2018 lalu, dimana bantuan banyak datang dari luar daerah. Diterangkan gubernur beberapa donator yang ditemuinya mengaku bahwa rasa kekeluargaan masyarakat NTB di tengah bencana yang melanda merupakan salah satu hal yang mampu menumbuhkan rasa empati mereka. ‘’Inilah masyarakat kami. Mudah-mudahan kehadiran kita semua di sini memberikan banyak pelajaran yang penting,’’ ujarnya kepada ribuan masyarakat yang menghadiri kegiatan peresmian tersebut.

Selain itu, ditekankan Dr. Zul bahwa salah satu kehebatan masyarakat NTB memang bukan karena tidak pernah merasakan kegagalan. Melainkan kemampuan untuk bangkit setelah mengalami keruntuhan dan kegagalan yang salah satunya disebabkan bencana gempa tahun lalu. Dengan hadirnya seluruh jajaran The International Association of Fuqing Clansmen LTD dan Perkumpulan Fuqing Jawa Timur Indonesia, diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi para pemuda di NTB, khususnya pelajar di Ponpes Hikmatusysyarief NW Salut, untuk terus maju dan mempersiapkan diri menjadi SDM yang unggul. (bay)