Gubernur Perjuangkan Dermaga Labuhan Lalar Jadi Dermaga Umum

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin mendampingi Dirjen Hubla Agus Purnomo meninjau persiapan dermaga Labuhan Lalar untuk dijadikan pelabuhan umum (komersil), Sabtu, 21 September 2019. (Suara NTB/Dok Humpro KSB)

Taliwang (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah memberi dukungan penuh terhadap pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk menjadikan dermaga Labuhan Lalar sebagai dermaga umum (komersil).

Dukungan Gubernur itu ditunjukkan saat mendampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Agus Purnomo meninjau langsung dermaga Labuhan Lalar, Sabtu, 21 September 2019.

Kepada Dirjen, gubernur meyakinkan bahwa dermaga yang berada di Kecamatan Taliwang itu layak menjadi salah satu pintu masuk jalur transportasi laut di Pulau Sumbawa. “Tadi Pak Dirjen sudah kami beri penjelasan mengenai niatan KSB meningkatkan status dermaga ini menjadi dermaga umum. Dan beliau alhamdulillah berkenan,” kata gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini.

Dirjen tak sekadar memberi lampu hijau. Menurut gubernur, ia juga memberi saran pengembangan fasilitas bentang  dermaga hingga panjangnya mencapai 225 meter ke arah laut. Dengan begitu, statusnya sebagai dermaga umum nantinya dapat dimanfaatkan untuk beberapa kegiatan kepelabuhanan.

“Kalau diperpanjang ke dalam laut lagi, dermaga nanti bisa bongkar muat barang, dipakai sandar kapal penumpang dan kapal-kapal lainnya,” urai Bang Zul. Gubernur berkeyakinan, jika dermaga Labuhan Lalar menjadi pelabuhan komersial (umum, red), maka dampak ekonomi bagi KSB akan sangat terasa. Sebab pembangunan ekonomi lanjutnya memang mensyaratkan adanya mobilitas barang dan manusia dengan baik dan lancar.

Baca juga:  Perdana, Kapal Pesiar Bawa 1.988 Penumpang Bersandar di Gili Mas

“Dermaga ini akan jadi akses mobilisasi barang keluar masuk di KSB dan umumnya di pulau Sumbawa,” katanya, seraya menambahkan, persetujuan Dirjen hari ini akan menjadi langkah awal dermaga Labuhan Lalar menuju dermaga umum sesuai harapan Pemda KSB. “Hari ini Labuan Lalar memulai langkah awal itu. Perjalanan panjang, memang harus dimulai dengan  langkah pertama,” sambung Bang Zul.

Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Agus Purnomo pun membenarkan pernyataan gubernur tersebut. Ia mengatakan, untuk pengembangan dermaga Labuhan Lalar menjadi

dermaga komersil, diperlukan dukungan dan kerjasama seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah, mulai pemerintah daerah hingga pusat harus bersinergi. Dan dalam hal ini Kemenhub RI melaui direktorat yang dipimpinnya siap mendukung kelancaran seluruh perizinan dermaga yang menjadi kewenangan di tingkat pusat.

“Kami kira ini memang lokasi yang tepat demi mendukung perekonomian masyakat (pulau Sumbawa). Jadi kami intinya siap mendukung pelabuhan ini,” urai Agus Purnomo.

Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin, ST menyampaikan terima kasih kepada Dirjen Hubla dan gubernur atas perhatian yang diberikan terhadap keberadaan dermaga Labuhan Lalar dan upaya Pemda KSB menjadikannya pelabuhan umum.

Baca juga:  Tingkat Keterisian KMP Swarna Bahtera Belum Seimbang

“Khususnya kepada pak gubernur karena sudah mendukung dan memfasilitasi kami (KSB) menyuarakannya ke pusat,” kata Wabup di sela waktu menyambut Dirjen Hubla dan gubernur.

Dikatakannya, alasan Pemda KSB mengupayakan peningkatan status dermaga Labuhan Lalar menjadi pelabuhan umum untuk mengganti fungsi dermaga Benete ke depannya. Pasalnya, dermaga Benete kemungkinan besar kehilangan fungsinya karena perairan teluk Benete akan dipenuhi aktivitas industri pertambangan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

“Nanti kalau terbangun smelter di Benete, aktivitas dermaga umum di sana harus dipindahkan. Makanya kami menawarkan ke pusat supaya dermaga kami ini menjadi penggantinya,” paparnya.

Terakhir, Wabup menambahkan, Pemda KSB siap menyerahkan dermaga Labuhan Lalar ke pemerintah pusat jika nantinya dermaga Labuhan Lalar akhirnya ditingkatkan menjadi dermaga umum.

“Kami saat ini sudah menyiapkan beberapa hal terhadap dermaga ini. Salah satunya sudah membuat dokumen rencana pengembangannya. Dan kalau ada yang dibutuhkan lainnya kami siap lengkapi supaya bisa jadi dermaga umum,” janji Wabup.

Sebelum meninjau dermaga Labuhan Lalar, gubernur beserta rombongan terlebih dahulu meninjau pelabuhan umum Benete, kecamatan Maluk. Selain itu mejnjau aktivitas dermaga khusus milik PTAMMT yang lokasinya sama-sama berada di teluk Benete. (bug/*)