NTB Terbitkan Kartu Identitas Anak Yatim Piatu

Ilustrasi bantuan untuk anak yatim. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Setahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc – Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd, Pemprov menerbitkan Kartu Identitas Anak Yatim Piatu (KIAP). Sebanyak 6.341 anak yatim piatu dari keluarga miskin dijamin pendidikan dan akses pendidikannya oleh pemerintah daerah.

Kepala Dinas Sosial (Disos) NTB, Dra. T. Wismaningsih Dradjadiah mengatakan saat ini baru 6.341 anak yatim dari keluarga mampu yang terdata di seluruh NTB untuk mendapatkan KIAP Sejahtera. Diharapkan seluruh anak yatim piatu dari keluarga kurang mampu terdata menerima KIAP.

KIAP tersebut berisi bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) NTB sebesar Rp100 ribu untuk masing-masing anak. Sedangkan dari Disos NTB nantinya direncanakan akan diberikan setahun sekali, namun tak disebutkan jumlah nominalnya.

Baca juga:  Fasum Bermain Anak di Kota Mataram Banyak yang Rusak

“Bantuan-bantuan sosial, masuknya lewat kartu anak. Itu yang kita harapkan, pendidikan dan aksesĀ  kesehatan anak yatim piatu terjamin. Jadi nanti kartu ini sebagai identitas mereka mendaftarkan ke sekolah. Bahwa mereka anak miskin yang seharusnya mendapatkan sekolah gratis,” kata Wismaningsih dikonfirmasi usai pencanangan KIAP Sejahtera di Balai Sosial Lanjut Usia (BSLU) Mandalika, Jumat, 20 September 2019 siang.

Ia menjelaskan, kartu identitas ini hanya diperuntukkan bagi anak yatim piatu dari keluarga kurang mampu. Kartu ini bermanfaat untuk memantau layanan sosial yang diperoleh anak yatim piatu kurang mampu. Serta memudahkan anak untuk mengakses 10 dasar kebutuhan anak.

Baca juga:  Pemprov NTB Terus Upayakan Percepatan Penurunan Kemiskinan

“Kartu ini sekaligus berfungsi sebagai ATM dan rekening tabungan bagi anak. Sehingga seluruh bantuan langsung berupa uang dapat memanfaatkan fasilitas kartu ini,” terang Wismaningsih.

Pada kesempatan tersebut, Pemprov juga memberikan bantuan kepada 273 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang ada di NTB. Dengan total bantuan yang bersumber dari APBD sebesar Rp5 miliar lebih.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc, mengatakan agama mengajarkan agar umatnya mencintai yatim piatu. Karena sesungguhnya Nabi Muhammad SAW adalah yatim piatu.

“Jadi mencintai yatim piatu sesungguhnya kita mencintai Nabi Muhammad SAW,” kata orang nomor satu di NTB ini. (nas)