Gubernur Siap Jadikan NTB sebagai Destinasi Investasi Terbaik

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah berbincang dengan anak-anak SD di sela peresmian enam sekolah di Kabupaten Lombok Utara, Rabu, 18 September 2019 kemarin. (Suara NTB/ist)

Tanjung (Suara NTB) – Tanpa investasi, derajat kehidupan masyarakat tidak akan berubah ke arah yang lebih baik. Sebab tanpa investasi pula, lapangan kerja tidak tersedia dalam jumlah yang cukup.

Keyakinan itu dilontarkan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE.M.Sc di sela-sela meresmikan bantuan Media Group, di Pemenang, Rabu, 18 September 2019. Gubernur menegaskan, NTB di bawah kepemimpinannya akan dibawanya menjadi daerah yang ramah investasi, pelayanan terhadap perizinan cepat dan tuntas. Melalui visi Mewujudkan NTB Gemilang, ia mengajak semua pihak untuk merubah pola pikir dan mental jajaran di pemerintahan. Bahwa, tugas pemerintah adalah melayani dan memfasilitasi masyarakat.

‘’Daerah harus bersahabat dengan investor. Saya membayangkan dalam waktu tidak lama, NTB akan jadi destinasi investasi terbaik. Tanpa investasi tidak ada kehidupan lebih baik, tidak ada job. Jadi, kalau ada izin yang tidak selesai, kita yang selesaikan,’’  tegas Dr. Zul.

Wilayah Provinsi NTB, sambung dia, memiliki keindahan alam yang luar biasa eksotis dibandingkan dengan Bali. Khusus Lombok Utara, keindahan Gili Trawangan yang telah memukau wisatawan mancanegara merupakan ceruk pasar hebat yang dapat diandalkan oleh NTB. Di tempat lain, lama tinggal wisatawan bisa berlangsung antara 3-4 hari. Tetapi di NTB, wisatawan bisa tinggal lebih lama dari itu karena didukung oleh sikap bersahabat masyarakat.

Untuk mendukung pengembangan potensi daerah sehingga atraktif bagi pengunjung, gubernur menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur. Sejak awal gempa ia menyangka, pariwisata menjadi sektor terpuruk akibat dampak gempa.

‘’Tapi direct flight dari Australia, justru menyebabkan naiknya kunjungan 400 persen. Kalau tidak ada halangan, pembukaan MotoGP akan digelar tahun depan. Bahkan Pak Jokowi sudah menegaskan, kalau MotoGP sukses bukan mustahil Formula 1 bisa dihadirkan di Mandalika,’’ paparnya.

Kondisi terkini di Provinsi NTB, tidak luput dari pantauan pusat. NTB ditegaskan sudah pulih dan siap bangkit dengan menunjukkan kinerja lebih baik.

Ia berharap, dorongan kebangkitan NTB dimulai oleh sektor pariwisata di kabupaten/kota. Pemprov dalam hal ini akan ikut mendorong agar angka kunjungan tidak menyasar pasar luar negeri, tetapi juga pasar domestik. Pemerintah sudah merespons  harapan angka kunjungan itu melalui intervensi terhadap harga tiket pesawat yang sempat melonjak.

‘’Kita tidak ingin masyarakat jadi penonton. (Misalnya) Masyarakat di sekitar tambang emas, dapat 1-2 gram emas tapi akhirnya jadi TKW di Arab Saudi. Kita tidak ingin seperti kata pepatah, ibarat ayam mati di lumbung padi,’’ pungkas gubernur. (ari)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.