Ubah Sampah Jadi Berkah

Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd menekankan pentingnya pengolahan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Selama kesadaran untuk memilah dan mengolah sampah dengan baik dapat disebarkan ke masyarakat, maka potensi sampah yang ada dapat diubah menjadi berkah.

Hal tersebut disampaikan Wagub pada kegiatan aksi bersih pantai dalam program Gelegar Pemuda Satu Negeri sebagai rangkaian perayaan HUT-RI ke-74 dan Hari Maritim Nasional ke-56, Minggu, 15 September 2019 di Pantai Loang Baloq, Mataram. Untuk itu, Rohmi secara langsung mensosialisasikan pentingnya memilah dan mengolah sampah kepada para pedagang dan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengolah sampah agar bernilai ekonomis versi orang nomor dua di NTB itu adalah dengan menerapkan ecobrik. Yaitu memilah sampah yang tidak dapat didaur ulang seperti kemasan makanan kemudian memasukkannya ke dalam botol mineral untuk membuat semacam bata ramah lingkungan.

Baca juga:  Pemadaman Habiskan Rp750, Kebakaran TPA Kebon Kongok Jadi Pembelajaran

Menurut Rohmi masyarakat NTB perlu bersyukur karena telah diberikan hamparan alam yang begitu indah, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Karena itu, menjaga kebersihan merupakan satu bagian penting untuk mewujudkan masa depan NTB. ‘’Kita harus menjaganya. Harus memeliharanya

dengan cara tidak membuang sampah sembarangan,’’ ujar Rohmi di hadapan raturan peserta aksi yang memadati lokasi kegiatan tersebut.

Selain mendatangkan manfaat ekonomis, salah satu manfaat dari memilah dan mengolah sampah adalah untuk menjaga lingkungan. Diterangkan Rohmi bahwa Indonesia saat ini tengah menjadi penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia. Sehingga kenyataan bahwa masih banyak masyarakat NTB yang membuang sampahnya langsung ke sungai merupakan hal yang ironis.

Baca juga:  Pemadaman Habiskan Rp750, Kebakaran TPA Kebon Kongok Jadi Pembelajaran

‘’Kita harusnya sedih. Sampah plastik yang masuk ke laut, kemudian dimakan oleh ikan. Setelah itu ikannya kita makan,’’ ujar Rohmi. ‘’Makanya tidak heran jika kita terpapar mikro plastik. Hal itu terjadi karena ulah kita semua,’’ tegasnya.

Wagub mengimbau agar kesadaran tentang memilah dan mengolah sampah terus ditingkatkan. Terutama dengan dukungan aktif masyarakat untuk menyukseskan salah satu program unggulan pemerintah tersebut.

Kepada seluruh peserta kegiatan, Rohmi meminta agar kampanye pentingnya kebersihan dilakukan mulai dari lingkup terkecil. Yaitu dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekolah, dan orang-orang terdekat di sekitar. ‘’Insya Allah (dengan) bersama-sama semua yang kita cita-citakan akan terwujud. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, walaupun sedikit, kita dapat memberikan manfaat dan contoh bagi lingkungan kita,’’ pungkas Rohmi. (bay)