Tol Lembar – Kayangan Ditawarkan ke Investor

Ilustrasi jalan tol. (Sumber Foto : Flickr)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB menawarkan proyek jalan tol Lembar – Kayangan ke investor. Dalam lawatan Dewan Perdagangan Islam Malaysia (DPIM), Dinas PUPR NTB juga menawarkan proyek pembangunan jalan tol sepanjang 103 Km tersebut ke investor Malaysia.

Sekretaris Dinas PUPR NTB, Ir. H. Ahmadi, SP-1 yang dikonfirmasi Suara NTB di sela-sela penerimaan kunjungan DPIM di Kantor Gubernur, Senin, 9 September 2019 siang, mengatakan investor dari China juga tertarik dengan proyek jalan tol tersebut.

‘’Semua investor kita tawarkan potensinya investasi di sektor infrastruktur. Sangat layak kalau jalan Lembar – Kayangan dibuat jalan tol. Karena kalau kita hitung, sehari saja ada 2.000 kendaraan lewat di jalan nasional ini, baik kendaraan besar dan kecil,’’ sebut Ahmadi.

Dengan kondisi jalan yang ada sekarang, butuh waktu sampai tiga jam dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat menuju Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur. Apabila ada jalan tol yang dibangun, maka waktu tempuh dapat dipangkas menjadi satu jam.

Menurut Ahmadi, jalan tol yang dibangun dapat berupa jalan layang di atas jalan yang ada saat ini. Sehingga hal ini juga akan menghemat dari sisi lahan. ‘’Rata-rata investor dari China, Malaysia, Korea sangat berminat untuk membangun jalan tol,’’ ungkapnya.

Diketahui, rencana pembangunan jalan layang Lembar – Kayangan sudah muncul sejak 2016 lalu. Pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2016, Gubernur NTB, Dr. TGH. Zainul Majdi menyampaikan langsung kepada Presiden Jokowi.

Presiden kemudian memerintahkan Menteri PUPR untuk melakukan kajian. Kementerian PUPR sudah mengalokasikan anggaran selama dua tahun, yakni 2018 dan 2019 untuk melakukan kajian feasilibility study (FS) rencana pembangunan jalan layang Lembar – Kayangan.

Pembangunan jalan layang Lembar – Kayangan  sepanjang 103 km itu diperkirakan akan menelan anggaran Rp 4,5 – 5 triliun. Jalur pembangunan jalan ini ada dua alternatif, yakni dari Lembar menyusuri pantai sampai Kota Mataram kemudian dibuat elevated high way sampai Lotim.

Kemudian, alternatif yang ke dua, akan dibangun existing dari Lembar sampai Turide Kota Mataram. Kemudian ke utara, selanjutnya dibuat elevated high way sampai ke Lotim. (nas)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.