Cinta NTB untuk Papua

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah didampingi istri bersama Kapolda NTB, Danrem 162/WB, para tokoh lintas agama hadir pada kegiatan bertajuk “Love for Papua from West Nusa Tenggara”, Sabtu, 7 September 2019. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Masyarakat NTB menegaskan kecintaannya pada Provinsi Papua dan Papua Barat sebagai bagian dari NKRI. Solidaritas dan kecintaan untuk Papua dari NTB itu wujud terpeliharanya Bhinneka Tunggal Ika.

Rangkaian lilin merajut kalimat “I Love Papua” berpendar di tepi Pantai Senggigi, Batulayar, Lombok Barat, Sabtu, 7 September 2019. Polda NTB dan Pemprov NTB bersama masyarakat dan warga Papua meneguhkan sikap kecintaan terhadap Papua dalam kegiatan bertajuk “Love for Papua from West Nusa Tenggara” itu.

Kapolda NTB Irjen. Pol.Drs. Nana Sudjana, AS.MM menjelaskan bahwa kegiatan itu untuk mendukung pemulihan kondisi Papua pascakerusuhan beberapa waktu lalu. Setiap daerah di Indonesia katanya, berhak atas rasa aman dan nyaman. Begitupun dengan warganya.

“Kami berharap masyarakat saudara kita di Papua dapat segera pulih, segera bangkit bisa melaksanakan kegiatan keseharian dengan normal kembali,” ucapnya ditemui di sela-sela kegiatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur NTB Dr.H. Zulkieflimansyah,SE.M.Sc beserta istri, Danrem 162/WB, Sekda Kabupaten Fak-Fak H. Ali Baham Temongmere, FKUB NTB, Forkopminda NTB, serta anggota Polda NTB, Lanal Mataram, serta Lanud Zainuddin Abdul Majid.

Nana menambahkan bahwa masyarakat NTB merasa terpanggil dengan kondisi Papua. “Kita panjatkan doa dalam rangka memulihkan situasi di Papua sehingga bingkai persatuan dan kesatuan NKRI tetap terjaga,” terangnya.

Kerusuhan di Papua beberapa waktu lalu, imbuh Kapolda, tidak berdampak terhadap kondusivitas wilayah NTB. Dia meminta kepada masyarakat untuk saling mendukung dalam upaya pembangunan daerah. Isu pemulangan mahasiswa dapat segera ditepis.

“Kami harap ini dijadikan pengalaman untuk tidak mudah terprovokasi berita hoaks dan ujaran kebencian. Warga Papua seperti disampaikan Sekda (Fak-Fak) tadi komitmen bahwa mereka tetap NKRI,” jelasnya.

Sementara gubernur pada kesempatan itu menyatakan bahwa NTB adalah provinsi yang terbuka dengan menjamin kenyamanan setiap warganya. “NTB welcome dengan semua agama, semua etnis. Keberagaman itu adalah anugerah untuk menambah semakin kuatnya Indonesia,’’ tegasnya.

Dalam kegiatan itu, para peserta serempak melantunkan sejumlah lagu wajib nasional. Diiringi doa bersama, ramah tamah, makan bersama. Atraksi pesta kembang api turut memeriahkan kegiatan yang dihadiri sekurangnya 3.000 peserta itu. (why)