NTB Butuh Banyak Pengusaha Muda

H.Zulkieflimansyah (Suara NTB/dok)

MEMASUKI era revolusi industri 4.0, NTB membutuhkan lebih banyak pengusaha muda untuk menggerakkan perekonomian lokal bahkan nasional. “Di banding negara-negara tetangga, jumlah pengusaha muda di Indonesia masih kalah banyak, tak terkecuali di daerah kita,’’ ujar Gubernur NTB, Dr. H.Zulkieflimansyah, SE.M.Sc saat menghadiri dialog bersama sejumlah pengusaha yang tergabung dalam komunitas tangan diatas yang berlokasi di Desa Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kabupaten Bima.

Menurut Dr.Zul, jumlah pengusaha muda harus lebih banyak jumlahnya dari total penduduk di suatu daerah. ‘’Jiwa enterpreneur anak muda Kita masih di bawah rata-rata,’’ ucapnya.

Gubernur berujar, diperlukan revolusi mental, terutama di kalangan mahasiswa, untuk mendongkrak jumlah pengusaha muda. Pola pikir anak- anak muda NTB perlu diubah agar mereka tidak hanya bertumpu ingin menjadi karyawan atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) saja.

Di samping itu, Dr.Zul juga berpesan agar anak muda NTB berani mengambil kesempatan yang ada untuk mengasah potensi dimiliki. Apalagi Pemprov NTB di bawah kepemimpinan duo doktor memiliki program program yang tujuannya memfasilitasi anak muda yang potensial dalam berbisnis. Salah satunya yakni dengan membentuk 1000 enterpreneur muda.

‘’Kalian harus manfaatkan peluang yang ada,masih punya banyak waktu untuk menggali potensi kami siap memfasilitasi,’’ katanya.

Sementara itu, tokoh pengusaha muda asal bima, Herman Edison yang juga hadir dalam dialog tersebut, menjelaskan di era ini seharusnya tidak hanya disikapi dengan mempersiapkan diri agar dapat memenangi kompetisi. Melainkan juga berani memasarkan produk yang dihasilkan dengan cara go public.

Sehingga apa yang dihasilkan dari para usahawan paling tidak bisa dilirik oleh pelaku bisnis lainnya dan terbantu dalam masalah permodalan  ‘’Percuma saja produk bagus tapi hanya bisa dikenal di kampung halaman saja. Jangan takut kalau ingin sukses berusaha,’’ ucap pengusaha perminyakan itu. (r)