Presiden Jokowi Kurban Sapi 1,3 Ton di NTB

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah saat menyerahkan sapi kurban dari Presiden Jokowi ke Penjabat Sekda NTB, H. Iswandi usai salat Hari Raya Idul Adha di IC NTB, Minggu (11/8) pagi. (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Usai pelaksanaan salat Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc menyerahkan sapi kurban dari Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) di Halaman Islamic Center, Minggu, 11 Agustus 2019 pagi. Pada Hari Raya Idul Adha 1440 H ini, Gubernur dan Presiden sama-sama menyerahkan kurban satu ekor sapi jumbo jenis limosin.

Satu ekor sapi kurban dari Presiden Jokowi diserahkan Gubernur kepada Pemprov NTB yang diwakili Penjabat Sekda NTB, Ir. H. Iswandi, M. Si. Sapi kurban dari Presiden Jokowi seberat 1,3 ton.

Sedangkan sapi kurban Gubernur diserahkan ke Panitia Hari Besar Islam (PHBI) yang juga Kepala Biro Kesra Setda NTB, H. Ahmad Mashuri, SH. Sapi kurban yang berasal dari Gubernur beratnya sekitar 950 kg.

“Terima kasih kepada Presiden RI yang selalu tidak pernah melupakan NTB,” kata Gubernur sebelum menyerahkan hewan kurban dari Presiden Jokowi.

Gubernur menuturkan banyak yang menyangka bahwa sapi jumbo dari Presiden Jokowi tersebut didatangkan dari Jakarta. Gubernur mengatakan bahwa dua ekor sapi ukuran jumbo tersebut dipelihara oleh peternak di Lombok.”Sebenarnya di Lombok ini, tidak ada yang tidak bisa,” katanya.

Orang nomor satu di NTB ini berharap para peternak di daerah ini  sapinya dapat sebesar sapi yang dikurban tersebut. Dr. Zul berharap kepada Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB, Ir. Hj. Budi Septiani mendorong agar peternak sapi limosin bukan saja satu atau dua orang saja di NTB. Tetapi dapat diharapkan semua peternak sapinya besar-besar.

“Ini memberikan semangat kepada kita semua bahwa kita pun bisa seperti sapi-sapi yang ada di luar negeri,” tandas Dr. Zul.

Sementara itu, Pengurus PHBI NTB, H. Abdul Aziz Fahmi menyebutkan total jumlah hewan kurban yang terkumpul sebanyak 48 ekor. Terdiri dari 23 ekor sapi dan 25 ekor kambing.

Hewan kurban yang diterima PHBI NTB terebut berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov NTB. Kemudian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), BUMN dan badan usaha swasta. (nas)