Tandatangani MoU, Gubernur Optimis Bandar Kayangan Terwujud

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah bersama Bupati KLU, H. Najmul Akhyar, dan PT. Diamar Mitra Kayangan telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan investor Korea, PT. Sungdong Industry Group di Jakarta, Minggu, 4 Agustus 2019. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB)  – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc optimis pembangunan Global Hub atau Bandar Kayangan di Kabupaten Lombok Utara (KLU) akan terwujud. Gubernur bersama Bupati KLU, Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH dan PT. Diamar Mitra Kayangan telah menandatangani kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan investor Korea, PT. Sungdong Industry Group di Jakarta, Minggu, 4 Agustus 2019.

Sebelum penandatangan MoU tersebut, gubernur telah bertemu Pendiri Sungdong Industry Holdings, Jung Hong Jun di Jakarta. Ia mengatakan, pendiri Sungdong Industry Holdings Korea tersebut tetap punya optimisme membangun dan menjadi investor Bandar Kayangan di KLU.

Gubernur mengatakan, orang boleh saja pesimis terkait dengan pembangunan Bandar Kayangan . Tetapi ia optimis dengan pertemuan tersebut Bandar Kayangan akan bisa diwujudkan. ‘’Saya optimis,’’ kata Dr.Zul.

Sehari setelah pertemuan tersebut, gubernur bersama Bupati KLU dan PT. Diamar Mitra Kayangan sebagai pengelola Bandar Kayangan, kemudian menandatangani MoU dengan PT. Sungdong Industry Holdings. Penandatangan MoU tersebut sebagai bentuk keseriusan berinvestasi dan membangun industri kapal di Bandar Kayangan.

Dr. Zul mengatakan, Sungdong akan berinvestasi di KLU untuk mewujudkan  Shipyard Complex atau kompleks industri galangan kapal. Gubernur menaruh harapan dengan hadirnya investasi asal Korea ini akan dapat memanggil investor lainnya berinvestasi di NTB.

‘’Mari kita pastikan daerah kita nyaman dan aman bagi investasi,’’ ajaknya.

Pada saat yang sama, kata Dr. Zul, secara bersamaan Pemda menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dengan  pengetahuan dan keahlian.  Sehingga tidak menjadi penonton di daerah sendiri.

Sungdong Industry Holding akan menggelontorkan investasi sebesar 1 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp14 triliun untuk membangun industri kapal di Bandar Kayangan. Investor asal Korea tersebut membutuhkan lahan seluas 1.000 hektare untuk merealisasikan rencana investasi tersebut. (nas)