Lombok Tertutup untuk Tambang Mineral

Wedha Magma Ardhi (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Kepala Bappeda NTB, Ir. Wedha Magma Ardhi, M.TP mengungkapkan, sesuai Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) NTB, Pulau Lombok tertutup untuk pertambangan mineral. Namun untuk tambang galian C masih diperbolehkan.

‘’Di RTRW kita, Pulau Lombok  tak ada tambang mineral. Yang boleh hanya tambang galian C. Tapi kalau tambang mineral ndak boleh di Lombok ini,’’ tegas Ardhi dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Kamis, 1 Agustus 2019 siang.

Dijelaskan, dalam RTRW NTB telah disepakati ada dua pola pendekatan pengelolaan sumber daya alam di NTB. Yaitu Lombok as Eco City Island (LECI) dan Sumbawa Eco Zone (SUEZ). Pendekatan ini merupakan arah bagi pemanfaatan sumber daya alam (SDA) pulau secara berkelanjutan dengan mengintegrasikan berbagai perencanaan sektoral berbagai tingkat pemerintahan. Sekaligus mengintegrasikan komponen ekosistem darat dan laut serta sains dan manajemen.

Baca juga:  Sita Merkuri, Polda NTB Putus Jaringan PETI

Terkait dengan adanya Izin Usaha Pertambangan (IUP) mineral logam di Sekotong Lombok Barat (Lobar), Ardhi mengatakan justru menjadi persoalan. Bagaimana izin bisa keluar padahal sesuai RTRW provinsi, tidak boleh ada tambang mineral di Pulau Lombok.

‘’Kalau lebih dulu izinnya keluar  dari penetapan Perda RTRW provinsi, iya harus ada pemulihan keadaan. Kalau kita mengacu ke tata ruang, IUP eksplorasi ndak boleh juga. Tapi nanti kita lihat dari segi waktunya kapan dia keluar,’’ katanya.

Diketahui, Pemerintah sudah memberikan IUP ekspolrasi kepada PT. Indotan Lombok Barat Bangkit (IUP) di Sekotong. Izin yang diberikan ke PT. ILBB, ketika sektor pertambangan masih dikelola Pemda kabupaten/kota.

Baca juga:  Polisi Tutup Tambang Liar Gunung Prabu

Selain itu, di Sekotong juga marak pertambangan emas tanpa izin (PETI). Bahkan dampak aktivitas tambang liar tersebut menimbulkan pencemaran lingkungan yang cukup mengkhawatirkan. Keberadaan tambang liar bukan saja di Sekotong. Tetapi juga di Gunung Prabu Lombok Tengah (Loteng).

Pemprov NTB sudah membentuk tim penertiban tambang liar yang ada di Pulau Lombok dan Sumbawa. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc telah menunjuk Kapolda NTB, Irjen Pol. Drs. Nana Sudjana, MM memimpin tim tersebut. (nas)