Dua Meninggal, 84 JCH NTB Dirawat di Arab Saudi

Ilustrasi jemaah haji (muritala yusuf olanrewaju/publicdomainpictures)

Mataram (Suara NTB) – Dua orang Jemaah Calon Haji (JCH) NTB meninggal di Madinah arab Saudi. Selain itu, 84 JCH asal NTB juga sedang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) dan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah dan Madinah.

Kepala Seksi Pembinaan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) NTB, H. Lalu Muhammad Zainuddin, SH, MH menjelaskan, dua JCH NTB yang meninggal berasal dari kloter 2 dan kloter 6. Yakni, JCH atas nama Sirojudin Binti Hasan dan Rabiun Bin Daliman. Keduanya meninggal akibat penyakit cardiovaskular. Yakni penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah.

‘’Jemaah yang meninggal dua orang. Jemah lainnya sehat, beberapa orang masih di Rumah Sakit Arab Saudi dan KKHI. Tapi ada yang sudah ke luar dari rumah sakit dan KKHI,’’ kata Zainuddin dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 30 Juli 2019 siang.

Dijelaskan,

sebanyak 4.944 orang JCH NTB sekarang dalam kondisi sehat. Sementara 11 orang sakit atau sedang dalam perawatan. Disebutkan total JCH NTB yang dirawat inap di RSAS dan KKHI sejak awal pemberangkatan hingga saat ini sebanyak 84 orang.

Dengan rincian, RSAS Madinah 14 orang, RSAS Mekah 17 orang, KKHI Madinah 36 orang dan KKHI Mekah 17 orang. Ia menyebutkan, sebagian besar JCH yang dirawat inap merupakan lansia. ‘’Kemudian pengaruh cuaca. Itu penyebabnya,’’ terangnya.

Saat ini, lanjut Zainuddin, seluruh JCH NTB sedang dalam persiapan melaksanakan ibadah wukuf di Arafah. Seluruh jemaah akan diberangkan ke Arafah mulai 8 Agustus mendatang.

Disebutkan total JCH NTB sebanyak 11 kloter. Untuk kloter 1 sampai kloter 10 masuk pemberangkatan gelombang pertama, sedangkan kloter 11 atau kloter terakhir masuk pemberangkatan gelombang kedua.

Untuk kloter 1 sampai kloter 11 langsung diberangkatkan dari Lombok ke Madinah. Sedangkan untuk kloter terakhir langsung dari Lombok ke Mekah. Disebutkan, jumlah kloter 11 JCH NTB sebanyak 439 orang. (nas)