Jalur Wisata Rinjani akan Ditata

Kondisi ruas jalan Sembalun menuju hutan Bawak Nao yang rusak parah. Padahal ruas ini menjadi akses wisata menuju Desa Wisata Sembalun dan Taman Nasional Gunung Rinjani. (Suara NTB/ars)

Mataram (Suara NTB) – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BJN) dan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) bekerjasama melakukan penataan jalur wisata Sembalun Lombok Timur, hingga Bayan, Lombok Utara. Mega proyek itu menghabiskan  anggaran Rp 224 miliar untuk mendukung pengembangan wisata Rinjani.

Proyek  strategis nasional itu untuk peningkatan kualitas jalur pariwisata mulai dari Bayan, hingga Sembalun Bumbung yang merupakan kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

“Program ini adalah salah satu upaya mendukung kegiatan pendakian Gunung Rinjani,” kata Kepala Balai TNGR Sudiyono, melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 25 Juli 2019.

Pengerjaan berupa berbaikan dan pelebaran jalan itu dinilai sangat penting, karena menjadi jalan penghubung destinasi wisata Sembalun. Apalagi destinasi wisata itu merupakan salah satu pintu masuk pendakian utama di Gunung Rinjani.

Sesuai informasi lelang di LPSE PU, pagu anggaran proyek kakap ini mencapai Rp 224.849.792.000, bersumber dari APBN tahun 2018.

“Jadi  proyek ini menghubungkan Sembalun Kabupaten Lombok Timur dengan Kabupaten Lombok Utara,” ujarnya.

Pembangunan ruas jalan nasional ini menjadi keharusan, karena menurut pihak Balai Pelaksana Jalan IX Mataram,  kualitas jalan saat ini kondisinya rusak di beberapa lokasi. Pihaknya ingin memastikan akses yang layak untuk kegiatan wisata. (ars)