NTB Bersiap Sukseskan APGN 2019

Iswandi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Dipilihnya Geopark Rinjani sebagai tuan rumah Asia Pacific Geoparks Network (APGN) ke-6 tahun 2019 diharapkan memberikan dampak yang baik bagi pariwisata di NTB. Untuk itu, Pemprov NTB khususnya Dinas Pariwisata (Dispar) NTB terus melakukan persiapan.

Sekda NTB, Ir. H. Iswandi, M. Si juga menekankan pentingnya seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov NTB untuk sama-sama menyukseskan APGN 2019. Menurut Iswandi, Pemprov NTB dan seluruh masyarakat patut berbangga ketika Geopark Rinjani dipilih sebagai tuan rumah dari simposium internasional itu.

APGN sendiri merupakan forum simposium bagi peserta dari Geopark Global UNESCO Asia-Pasifik dan Geopark Nasional dari Indonesia serta negara-negara Asia-Pasifik untuk membicarakan dan berbagi ide tentang masalah-masalah lingkungan terutama untuk keberlangsungan cagar alam. APGN 2019 sendiri mengambil tema “Geopark Global UNESCO Menuju Masyarakat Lokal yang Berkelanjutan dan Mengurangi Risiko Geohazard”.

Setidaknya ada lima topik utama yang akan didiskusikan dalam APGN 2019. Yaitu bagaimana pemberdayaan sosial-ekonomi lokal untuk pembangunan berkelanjutan; pelibatan komunitas, risiko geohazard, dan pemulihan, bagaimana mempolulerkan pengetahuan ilmiah untuk pendidikan publik. Promosi calon geopark global dan jaringan geopark global landscape vulkanik. Untuk itu, para peserta dari APGN 2019 akan berbagi pengetahuan terkait warisan alam dan mitigasi geohazard secara kreatif dan aktif.

Baca juga:  Potensi Besar Wisatawan China Perlu Digarap Serius

Kepala Dispar NTB, H. L. Moh. Faozal, S. Sos, M. Si menambahkan, setidaknya ada 28 negara yang akan mengikuti APGN 2019. Lebih dari 1000 orang peserta baik delegasi aktif maupun delegasi peninjau dari dalam maupun luar negeri diperkirakan akan datang ke NTB. Momen itu disebutnya bisa menjadi saat yang tepat untuk mempromosikan NTB yang saat ini mengalami kelesuan di sektor pariwisata.

‘’APGN kita gunakan untuk ajang promosi. Orang banyak yang belum tahu di mana Lombok, apa lebihnya Gunung Rinjani,’’ ujar Faozal saat dikonfirmasi Suara NTB. Dispar NTB katanya,  telah menyusun agenda kalender untuk rangkaian kegiatan APGN 2019 yang dijadwalkan mulai 3-6 September 2019 mendatang.

Baca juga:  Labuan Jambu Teluk Saleh, Titik Labuh Baru yang Membuat Yachter Terkesan

Diterangkan Faozal sampai saat ini Dispar NTB masih membuat formulasi kegiatan di APGN 2019 nantinya. ‘’Sebentar lagi akan kita luncurkan manual book-nya,’’ ujarnya.

Selain itu, Faozal menyebut bahwa hari ini, Senin, 22 Juli 2019, ia akan memberikan pemaparan khusus ke Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terkait jadwal peluncuran APGN. Menurutnya program tersebut perlu diluncurkan dengan konsep yang lebih masif. ‘’Ini kan (event) internasional, jadi bukan di sini. Di Jakarta event-nya kita launching (perkenalkan, red),’’ ujar Faozal.

APGN 2019 sendiri setidaknya akan melibatkan tiga kementerian. Yaitu Kemenpar, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). ‘’Di Kemenpar kita perkuat promosi APGN, di KLHK kita perkuat peran LHK dan taman nasional untuk Rinjani. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman,  mengkoordinir kementerian dan lembaga yang ada di situ. Yang paling penting disampaikan sekarang, kita menjadi tuan rumah APGN dan ini merah putih,’’ tegas Faozal. (bay)