Hj. Niken Promosi Songket di Darwin

Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB berkesempatan memamerkan produk kain tenun dan songket pada ajang peragaan busana tingkat internasional di Darwin, Australia. Hal itu menyambut tawaran dari Parliament House di Darwin untuk memperkuat kerjasama bilateral antara Pemprov NTB dengan Pemerintah Darwin.

Tawaran tersebut ditujukan langsung pada Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) NTB. Ketua Umum Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE, M.Sc menyatakan bahwa hadirnya perwakilan NTB dalam ajang peragaan busana tersebut merupakan usaha untuk mempererat kerjasama yang sudah terjalin. Mengingat hubungan Pemprov NTB dengan Pemerintah Darwin sedang hangat-hangatnya.

“Karena kita sekarang sedang berusaha mendekatkan banyak aspek, alangkah baiknya kita bisa hadir,’’ ujar Niken, Rabu, 17 Juli 2019. Peragaan busana itu sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam Festival Indonesia yang memang rutin diadakan setiap tahun oleh Parliament House di Darwin.

Baca juga:  Bulog Tawarkan Beras Fortivikasi, Apa Keunggulannya?

Diterangkan Niken pemilihan kain tenun dan songket Sumbawa adalah upaya untuk mempromosikan dan memperkenalkan jenis kain tersebut kepada dunia. Mengingat jenis kain tenun lainnya yang ada di NTB sudah lebih dikenal. ‘’Untuk (kain tenun Sumbawa ini supaya) lebih banyak beradaptasi (dan bisa) dimodernkan. Ini salah satu usaha kita untuk mengangkat tenun Sumbawa,’’ ujar Niken.

Peragaan busana dijadwalkan akan digelar pada 29-30 Agustus 2019 mendatang. Dalam peragaan busana itu nantinya akan dipamerkan 15 busana berkonsep kain tenun dan songket Sumbawa. Busana-busana itu nantinya akan dirancang oleh perancang busana kenamaan yang dipilih langsung oleh Pemerintah Darwin dan diperagakan oleh model-model berdarah Indonesia yang saat ini menetap di Darwin.

Baca juga:  Dekranasda Ingin Lombok jadi Pusat Busana Muslim

Selain busana dengan konsep kain tenun dan songket Sumbawa, Dekranasda NTB juga akan memamerkan pakaian adat NTB khusus untuk acara pernikahan. Pakaian adat itu akan dipamerkan sebagai pembuka peragaan busana. ‘’Supaya masyarakat di sana memahami adat kita (dalam berpakaian ketika) melakukan pernikahan,’’ pungkas Niken. (bay)