Penghargaan TGB, Buah Kerja Kolektif

TGH. M. Zainul Majdi menerima penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden H.Jusuf Kalla, di Jakarta Rabu, 17 Juli 2019. (ant/balipost)

DOKTOR. TGH. M. Zainul Majdi (TGB), mengutarakan syukurnya setelah meraih penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Negara. Meski anugerah tersebut diberikan kepada dirinya selaku individu, namun TGB menilai pencapaian ini merupakan buah kerja kolektif. Sesuatu yang bisa menyalakan motivasi bagi banyak orang.

Hal itu disampaikan TGB saat dikonfirmasi Suara NTB, usai menerima penghargaan tersebut, Rabu (17/7).

“Paling utama, syukur kepada Allah SWT. Bahwa perkhidmatan diapresiasi dengan sesuatu yang baik. Dan syukurnya bahwa Satyalancana itu tanda kehormatan dari negara. Jadi itu apresiasi dan motivasi untuk kita semua,’’ ujar cucu Maulana Syaikh, TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid ini.

Ia menegaskan, anugerah ini merupakan pengakuan bahwa saat menjabat Gubernur NTB, khususnya di periode ke dua, ia dianggap menunjukkan kinerja terbaik. Baik dari sisi pencapaian, maupun manajemen pemerintahan daerah.

Namun, menurut TGB, penghargaan ini sebenarnya juga merupakan buah dari kerja banyak pihak. ‘’Walaupun Satyalancana itu sifatnya kepada pribadi, bukan kepada institusi, tetapi sebenarnya ini kan tidak pernah ada yang namanya kita bekerja sendiri,’’ tegas TGB.

Dengan kata lain, anugerah Satyalancana ini juga bisa dimaknai sebagai apresiasi kepada seluruh perangkat pemerintahan daerah, khususnya perangkat Pemerintah Daerah NTB. Berbagai perangkat pemerintahan dan elemen masyarakat di NTB, menurutnya juga telah memberikan andil dalam mewujudkan prestasi ini.

Bupati/Walikota, Pemprov NTB dan jajarannya, termasuk unsur lembaga DPRD dan berbagai elemen masyarakat, menurutnya telah memberikan kontribusi dalam mencapai prestasi ini. ‘’Hal ini kemudian mewujud menjadi pencapaian-pencapaian pembangunan,’’ ujarnya.

TGB sendiri menegaskan, selama mengabdi sebagai Gubernur NTB, dirinya tidak bekerja untuk mengharapkan penghargaan.

‘’Kita bekerja itu berkhidmat, melayani. Tetapi, tentu saja ketika kerja kita diapresiasi, itu suatu kesyukuran. Mudah-mudahan menjadi motivasi untuk kita semua dan untuk teman-teman yang sekarang masih berkhidmat di NTB juga untuk anak-anak muda di NTB,’’ ujar politisi Partai Golkar ini.

Selepas menjadi Gubernur NTB, TGB kini tetap berupaya berkontribusi dalam memajukan Provinsi NTB. Ia kini merupakan salah satu duta untuk NTB. Dalam banyak kegiatannya, TGB selalu menyelipkan pesan untuk mempromosikan hal-hal baik yang kini tumbuh di NTB.

‘’Baik itu di kampus, maupun di tengah masyarakat, undangan-undangan yang saya penuhi, saya selalu menyampaikan, undangan untuk datang ke NTB, menggunakan ilustrasi bagaimana NTB itu bisa berubah menjadi daerah yang Alhamdulillah jauh lebih maju saat ini,’’ ujarnya.

Ia menjelaskan, kecintaan terhadap NTB, adalah motivasi yang mendorongnya untuk selalu berusaha menjadi duta yang baik untuk NTB. ‘’Saya berdoa dan mendukung NTB, bersama seluruh masyarakat, supaya NTB terus maju,’’ pungkasnya. (aan)