NTB Pikirkan Manajemen Transportasi Sambut MotoGP 2021

Ilustrasi MotoGP

Mataram (Suara NTB) – Dinas Perhubungan (Dishub) NTB sedang memikirkan manajemen traffic transportasi menyongsong gelaran MotoGP Mandalika 2021 mendatang. Pasalnya, diperkirakan 150 ribu penonton atau tamu dari luar negeri akan datang ke NTB pada gelaran MotoGP 2021.

‘’Ini 150 ribu orang, belum termasuk penonton dari dalam. Namun demikian, kita menyiapkan manajemen traffic yang baik menyongsong Moto GP tersebut,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTB, Drs. H. L. Bayu Windya, M. Si di Kantor Gubernur, Jumat, 12 Juli 2019.

Bayu mengatakan, selama ini NTB hanya punya pengalaman menangani tamu sebanyak 15.000 orang pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) beberapa tahun lalu. Jumlah tamu sebanyak 15.000 orang tersebut dilayani selama 10 hari.

Menurut Bayu, NTB perlu melakukan studi banding ke negara yang bagus dalam manajemen traffic transportasinya. Ia mencontohkan seperti

Malaysia yang menjadi tuan rumah MotoGP di Sirkuit Sepang. Masalah parkir dan kemacetan masih menjadi persoalan.

Selain itu, Bayu mengatakan pihaknya sesuai perintah Gubernur dan Wakil Gubernur NTB sedang menata angkutan publik perkotaan dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP). Untuk angkutan publik di perkotaan, Bus Rapid Transit (BRT) akan kembali dihidupkan akhir tahun ini.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd mengatakan, pengoperasian BRT di Kota Mataram sudah didiskusikan. Pemprov NTB dan Dinas Perhubungan Kota Mataram duduk bersama untuk menghidupkan kembali BRT.

‘’Dan kita mulai anggarkan nanti. BRT bisa beroperasi dan mudahan ke depan semakin bagus lagi,’’ harapnya.

Menurut Wagub, tantangan transportasi publik ke depan semakin besar. Namun, angkutan publik harus tersedia di Ibukota Provinsi NTB. Sebagai wajah NTB, angkutan publik di Kota Mataram harus tersedia bagi masyarakat. (nas)