Hadapi Isu Gempa dengan Perkuat Mitigasi

Daryono (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah daerah dan masyarakat diminta tidak panik dengan informasi potensi gempa, khususnya berkaitan dengan zona megathrust. Informasi tentang potensi gempa,  tujuannya untuk membenahi mitigasi.

Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG RI, Daryono meminta masyarakat NTB memahami tentang potensi gempa, mencermati informasi zona megathrust.

“Informasi potensi bencana itu arahnya adalah membenahi upaya mitigasi. Bukan direspons dengan ketakutan dan kecemasan berlebihan,” sarannya sesuai keterangan tertulis diterima Suara NTB, Selasa, 9 Juli 2019.

Baca juga:  21 Ribu Korban Gempa di NTB Jatuh Miskin

Ia mengajak,  ketika ada informasi tentang potensi gempa besar agar tidak ditanggapi dengan reaksi berlebihan, seolah olah bencana akan terjadi besok. ‘’Tidak, tidak demikian. Saat ini antara kita masyarakat awam dan ilmuwan posisinya sama, yaitu tahu potensi gempa dan tidak tahu kapan terjadinya,’’ jelas Daryono.

Potensi gempa bias terjadi di mana saja. “Semua punya potensi, bukan Lombok saja. Jadi kita harus bijak,’’ pesannya.

Baca juga:  Data Anomali Gempa Jadi Temuan BPKP

Situasi ini memang harus dihadapi, karena risiko tinggal di batas lempeng tektonik. Namun yang perlu dilakukan adalah  harmoni dengan alam. Disarankan agar mengenali potensi ancaman bencananya dan bangun mitigasinya.

“Buang rasa cemas dan takut berlebihan. Optimis lah. Kita harus bekerja membangun Lombok supaya makmur maju sehingga dengan itu bisa lebih optimal membangun sarana mitigasi. Bangun bangunan tahan gempa, tata ruang aman tsunami,” sarannya. (ars)