55 Tahun Bank NTB Syariah, Momentum Jadikan Bank Umum Syariah yang Lebih Baik

Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Kukuh Raharjo foto bersama dengan keluarga besar Bank NTB Syariah usai peringatan hari jadi Bank NTB Syariah ke 55 pada 5 Juli 2019 yang lalu. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Pada 5 Juli, Bank NTB Syariah memperingati hari jadinya. Bank Pembangunan Daerah (BPD) ini pada 5 Juli 2019 telah genap berusia 55 tahun.

Hampir satu tahun, Bank NTB Syariah telah dikonversi penuh, dari konvensioal ke syariah. Bank ini sekarang semakin matang dan terbukti mampu menunjukkan diri lebih eksis dalam banyak hal. Tahun 2019  adalah tahun pertama bagi H. Kukuh Raharjo, Direktur Utama Bank NTB Syariah memperingati hari jadi Bank NTB Syariah. Tekadnya, Bank NTB Syariah ingin memberikan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat NTB.

Banyak hal menurutnya patut disyukuri di usia Bank NTB Syariah yang ke-55 tahun. Salah satunya setelah konversi, ditetapkannya Bank NTB Syariah oleh BPKH sebagai bank penerima setoran haji. Insya Allah, menurut H. Kukuh akan memperkuat peranan Bank NTB Syariah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di NTB.

‘’Kita lebih percaya diri. Selain itu, dilihat dari perubahan paradigma sejak dikonversi, kita lebih ingin memberikan kemaslahatan bagi masyarakat NTB. Kalau dulunya kami hanya dilihat sebagai bank Pemda, atau banknya ASN. Sekarang kami mengubah citra itu menjadi bank masyarakat Nusa Tenggara Barat,’’ ujarnya.

Sejumlah rangkaian kegiatan HUT ini telah dilaksanakan, sejak Ramadhan pemberian santunan, syukuran, berlanjut ke Idul Adha dengan rencana berqurban sebayak 39 ekor sapi yang akan disebar ke seluruh kantor cabang di NTB. Peringatan hari jadi juga melibatkan seluruh unsur keluarga besar Bank NTB Syariah, dari yang masih aktif, hingga yang telah purna tugas.

Baca juga:  Spesial, Bank NTB Syariah Bangun Kantor Layanan Khusus Pensiunan

Memasuki usia ke-55, H. Kukuh dalam apel 5 Juli 2019 di Kantor Pusat Bank NTB Syariah menekankan agar terus menjaga dan meningkatkan komitmen bekerja dengan amanah. Yakni dengan menjalankan tugas sungguh-sungguh secara profesional, penuh tanggung jawab dan konsisten yang dilandasi dengan niat baik.

HUT Bank NTB Syariah ke -55 mengambil tema ‘’Ayo Kembali ke Bank NTB Syariah, Insyaa Allah Berkah’’. Harapannya momentum hari jadinya tahun ini dapat meningkatkan kinerja dan tanggung jawab. Berbagai strategi bisnis telah dilakukan oleh Bank NTB Syariah kata H. Kukuh. Baik internal maupun eksternal mulai dengan peningkatan kualitas sumber daya insan melalui pendidikan, pelatihan dan assessment pegawai. Peningkatan sistem operasional bank yang berkesinambungan dan diversifikasi produk untuk bisa lebih berperan dalam mendorong pembangunan di Bumi Gora ini.

Produk dan layanan bank juga telah ditingkatkan. Selaras dengan program yang digalakkan pemerintah yang mengedepankan konsep cashless, branchless, paperless dan electronifikasi yaitu melalui implementasi layanan Laku Pandai, Jasa Payroll Package, Bos Non Tunai, SMS Casda,  ATM, Mobile Banking dan Electronic Data Capture (EDC).

Di sisi lain, perkembangan bisnis bank juga telah menunjukkan trend yang terus lebih baik. Sesuai dengan data keuangan bank pada posisi Juni 2019, total asset Rp8,207 triliun, meningkat 16,61% dibanding posisi Desember 2018 yang nilainya sebesar Rp7.038 triliun.

Baca juga:  Tumbuh Positif Setahun Pascakonversi, Insan Bank NTB Syariah Bershalawat dan Zikir

Total Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp6.467 triliun, meningkat 31,42% dibanding posisi Desember 2018 yang mencapai Rp4,921 triliun. Khusus tabungan, Rp1.945 triliun, menurun 18,65% dibanding posisi Desember 2018 Rp2.391 triliun. Deposito Rp2.388 triliun, meningkat 40,95% dibanding posisi Desember 2018 yang mencapai Rp1.694 triliun. Sementara total pembiayaan Rp5.072 triliun meningkat Rp4,18% dibanding posisi Desember 2018 sebesar Rp4.868 triliun. Dan laba, sampai dengan bulan Juni 2019 sebesar Rp74.156 miliar.

Di era persaingan industri perbankan dan industri keuangan yang semakin ketat, dipicu oleh perkembangan financial technologi (fintech) yang sangat pesat, H. Kukuh  menegaskan Bank NTB Syariah juga senantiasa terus memacu diri untuk dapat bersaing dengan bank-bank lainnya.

Arahannya kepada seluruh pegawai, tingkatkan pertumbuhan bank dari seluruh aspek. Tingkatkan penyaluran dana produktif, tingkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT/ Tuhan Yang Maha Esa dan sukseskan seluruh program yang berkaitan dengan kemaslahatan umat. Misalnya waqaf Al Quran untuk membebaskan masyarakat NTB dari buta aksara Quran.

‘’Kami juga menyampaikan terimakasih kepada Bapak Gubernur NTB, Bupati/Walikota se NTB selaku pemegang saham beserta DPRD, serta seluruh nasabah dan masyarakat NTB. Kita jadikan HUT ini sebagai momentum menjadi Bank Umum Syariah yang lebih baik, sesuai visi kita menjadi Bank Syariah yang Amanah, terkemuka dan pilihan masyarakat,’’ demikian H. Kukuh. (bul/*)