91 JCH NTB Belum Lunasi ONH

Kepala Kanwil Kemenag NTB,  H. Nasrudin (Suara NTB/dok)

Praya (Suara NTB) – Kementerian Agama (Kemenag) NTB, mencatat total masih ada 91 Jemaah Calon Haji (JCH) asal NTB yang sampai saat ini belum melunasi Ongkos Naik Haji (ONH) musim haji tahun 2019. JCH tersebut pun terancam batal berangkat, jika tidak kunjung melunasi kekurangan ONH sampai batas waktu yang diberikan oleh pemerintah pusat.

Demikian diungkapkan Kepala Kanwil Kemenag NTB, H. Nasrudin, S.Sos., MPdI., saat pembukaan manasik haji massal di kantor Kemenag Lombok Tengah (Loteng), Kamis,  13 Juni 2019. Ia mengatakan, batas pelunasan OHN untuk tahap ketiga saat ini sudah lewat. Di mana dari 4.476 kuota haji NTB, tinggal tersisa sebanyak 91 JCH yang belum melunasi ONH-nya, dengan beberapa alasan.

“Terhadap yang belum melunasi ONH tersebut, pemerintah pusat memberikan tambahan waktu tahap ke empat. Kalau sampai batas waktu yang diberikan, tidak JCH bersangkutan tidak juga melunasi ONH-nya, maka dengan sangat terpaksa JCH tersebut tidak bisa berangkat haji tahun ini,” terangnya.

Jika itu terjadi, maka itu jadi kerugian besar bagi NTB, karena dipastikan kuota haji NTB tidak terisi penuh. Hal itu akan semakin menambah panjang daftar antrean haji NTB secara menyeluruh, karena kalau tahun ini tidak jadi berangkat, otomatis akan mengurangi jatah bagi JCH yang semestinya berangkat tahun depan.

Untuk itu, pihaknya berharap bagi JCH yang belum melunasi ONH supaya segera melunasi. Apalagi pemerintah pusat masih memberi kesempatan. ‘’Jangan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji disia-siakan. Karena tidak semua orang punya kesempatan bisa menunaikan ibadah haji. Walaupun yang punya keinginan untuk naik haji sangat besar,’’ ujarnya mengingatkan.

Di tempat yang sama, Kepala Kemenag Loteng, H. Jalalussayuthy, SS.M.Pd., menegaskan untuk JCH asal Loteng sudah seluruhnya melunasi ONH. Begitu juga soal kelengkapan dokumen serta persyaratan yang lain, hampir seluruh sudah selesai. “Kalau kita di Loteng tidak ada yang belum melunasi ONH. Semua sudah selesai,” klaimnya.

Pada musim haji tahun ini, Loteng mendapat kuota sebanyak 881 JCH. Yang nantinya akan dibagi dalam tiga kelompok terbang (kloter). Satu kloter utuh dengan 460 orang JCH, termasuk tim medis dan pendamping haji. Ditambah dua kloter tambahan. “Untuk kloter tambahan kita masih menunggu JCH asal daerah mana akan bergabung,” pungkas Jalal. (kir)